Pasca Kasus Anak Adopsi, D&G Tuai Kontroversi karena Iklan Berbau Seks
Serangan terhadap duo desainer Dolce dan Gabbana terus berlanjut. Setelah sebelumnya Domenico Dolce dan Stefano Gabbana menjadi kontroversi karena komentar mereka tentang anak adopsi dan bayi tabung, kini iklan yang dirilis keduanya dipersoalkan. Iklan tersebut dianggap bertemakan seks dan seolah-olah mendukung pemerkosaan.
Serangan terbaru pada Dolce dan Gabbana datang dari juri America's Next Top Model, Kelly Cutrone. Melalui Twitter, Kelly mengkritik iklan terbaru koleksi D&G yang menurutnya menampilkang aktivitas gang bang. Gang bang adalah perilaku seksual yang melibatkan lebih dari dua orang. Tak sedikit orang mengidentikkan gang bang sebagai perilaku pemerkosaan.
Dalam iklannya Dolce dan Gabbana menampilkan seorang model wanita yang dikeliling empat model pria. Si model wanita berbaring di lantai, sedangkan seorang model pria yang hanya mengenakan celana jeans tampak memegangi kedua tangan wanita itu. Tiga model pria lainnya menatap aksi kedua orang tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita yang menjadi pendiri dari agensi PR ternama People's Revolution itu mengatakan dalam tweetnya sepertinya bagi Dolce dan Gabbana mendukung aktivitas seks gang bang yang identik dengan pemerkosaan adalah hal benar. Sedangkan pernikahan sesama jenis dan bayi tabung merupakan sebuah hal terlarang di mata kedua desainer itu.
Awal pekan ini dua desainer Italia itu memang menuai kontroversi setelah hasil wawancara mereka dengan majalah Panorama dirilis. Dalam wawancara tersebut mereka mengaku menentang adopsi anak yang dilakukan oleh gay.
"Kami menentang homoseksual (melakukan-red) adopsi. Satu-satunya keluarga adalah yang tradisional," kata Dolce dan Gabbana yang pernah menjalani hubungan sesama jenis yang berakhir pada 2005 itu. Keluarga tradisional yang dimaksudnya adalah adanya ayah dan ibu.
Duo desainer yang mendirikan label Dolce & Gabbana sejak 1985 itu juga menganggap tidak seharusnya anak didapatkan dengan bantuan-bantuan yang tidak lazim. "Tidak boleh ada suntik bahan kimia atau menyewa rahim. Kehidupan seharusnya terjadi dengan alami. Hal ini yang seharusnya tidak boleh diubah," ujarnya.
Dolce dan Gabbana benar-benar prihatin dengan semakin banyaknya orang yang berusaha mendapatkan anak dengan cara tidak alami, seperti dengan metode bayi tabung. Menurut mereka seorang anak seharusnya lahir dari seorang ayah dan ibu karena bentuk dari sebuah cinta.
"Aku menyebut anak-anak yang lahir dengan bantuan zat kimia sebagai anak-anak sintetis," ucap Dolce yang langsung mendapat serangan dari publik termasuk sejumlah selebriti karena pernyataannya ini.
(eny/aln)
Home & Living
Pandaoma Mesin Cuci Mini Portable, Solusi Cuci Praktis buat Hidup yang Lebih Ringkas!
Olahraga
Cukup Satu Alat! Latihan Lebih Variatif di Rumah dengan B-STRONG BS-10 yang Adjustable dan Multifungsi
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut & Berkilau dengan Perawatan Premium dari Jepang!
Perawatan dan Kecantikan
Airbot Aria HyperStyler, Satu Alat, Banyak Gaya Rambut Tanpa Ribet!
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026











































