Indonesia Fashion Week 2015
IFW 2015 Ditutup dengan Parade Busana Peggy Hartanto dan 2 Desainer Korea
Pagelaran mode Indonesia Fashion Week (IFW) 2015 resmi berakhir pada Minggu, (1/3/2014) malam. Gelaran empat hari yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) itu ditutup dengan menampilkan sejumlah desainer muda berbakat. Mereka adalah, Peggy Hartanto, Sheila Agatha dan dua desainer Korea, Kwon Mun Soo serta Lee Ji Youn, yang menyuguhkan koleksi busana dengan tema besar Elitism.
Peggy Hartanto didaulat mengawali rangkaian parade busana. Desainer asal Surabaya yang sedang naik daun itu menawarkan koleksi bertajuk Curve. Inspirasi lekuk tersebut dituangkan ke dalam motif, potongan, serta detail pada busananya yang kebanyakan merupakan dress, jumpsuit, serta atasan dengan celana.
Sesuai ciri khas, Peggy menawarkan pakaian dengan permainan potongan. Kali ini, palet koleksinya bernuansa netral, yakni hitam, putih, serta sesekali kuning mustard. Detail peplum masih banyak dijumpai dalam dress, atasan, serta rok. Namun kini bentuknya lebih bergelombang sesuai dengan tema yang diangkat. Desainer yang karnya sudah banyak dipakai artis dunia itu juga menghadirkan beberapa tampilan bermotif seperti corak kulit macan tutul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya angin segar datang dari desainer Kwon Mun Soo. Masih dengan nuansa monokrom, perancang asal Korea Selatan tersebut menampilkan koleksi pria yang jarang dihadirkan. Tampilan rangkaian busana Kwon pun berkesan playful namun tetap maskulin. Kebanyakan busana disuguhkan dengan motif grafis dan berpotongan longgar yang menciptakan kesan sporty. Adapun penerapan jaket dengan detail-detail resleting serta kemeja yang masing-masing sisinya berbeda motif sehingga koleksi tampak atraktif.
Seolah kompak menyuguhkan busana minim warna, Lee Ji Youn juga menawarkan palet monokrom. Koleksi pakaian wanitanya kali ini banyak menerapkan material putih nan flowy dan transparan. Koleksi bertajuk Secret Labirin itu juga menampilkan aksen rumbai serta potongan yang asimetris. Beberapa tampilan menarik, antara lain blazer double breasted yang diberi aksen rok maksi berbahan tulle serba putih. Adapun sebuah atasan serupa jaket hujan transparan dengan aksen lipat.
Fashion show ditutup dengan duo lokal, Sean & Sheila. Dua desainer yang bertemu di Raffles Design Institute Singapura itu menghadirkan koleksi pria dan wanita. Sean & Sheila tampak mengambil inspirasi dari busana kimono. Banyak atasan dan dress yang dihadirkan dengan potongan lengan lebar serta obi. Kebanyakan pakaian mereka juga tampil dengan warna netral, seperti putih, hitam, abu-abu, serta emas. Demi menyeimbangkan lengan yang lebar, sejumlah busana wanita dipadukan dengan bawahan legging. Sementara koleksi pria didominasi blazer model wrap.
(ami/eny)
Fashion
Banyak yang Repeat Order! Pilihan Celana Pendek dari Hi Girls Label Ini Bikin Nyaman Dipakai Seharian
Fashion
Naik Level di 2026! Selain Praktis, Pilihan Dress Ini Bikin Tampilan Kamu Langsung Rapi dan Keren
Fashion
Outfit Hacks Cowok! 5 Barang yang Instantly Bikin Kamu Kelihatan Lebih Mahal dari Harganya
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
Kontroversi Boots Rama Duwaji di Pelantikan Mamdani, Dianggap Terlalu Mewah
Hermes Birkin Dijual di Department Store, Tanda Pergeseran Dunia Luxury?
130 Tahun Monogram Louis Vuitton: Sejarah, Inovasi, dan Warisan Abadi
Foto Prewedding Darma Mangkuluhur-DJ Patricia, Anak Tommy Soeharto Siap Nikah
Potret Ira Wibowo Kondangan Bareng Anak, Bak Tak Menua di Usia 58 Tahun
Kim Woo Bin & Shin Min Ah Bulan Madu di Spanyol, Foto Bareng Fans & Bagi TTD
Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare











































