20 Women of The Year
Peggy Hartanto, Karya Fashionnya Makin Mendunia di 2014
wolipop
Kamis, 25 Des 2014 13:02 WIB
Jakarta
-
Eksistensi desainer Peggy Hartanto di dunia fashion Indonesia semakin terlihat pada 2014 ini. Selain berkolaborasi dengan label retail bateeq, pada tahun ini wanita yang karyanya banyak dipakai selebriti dunia ini juga mendapatkan gelar 'fashion knight' dari sebuah majalah fashion ternama di tanah air.
Bagi Peggy bisa berkolaborasi dengan label asal Solo, Jawa Tengah, Bateeq merupakan salah satu momen terbaiknya di 2014. Apalagi koleksinya bisa ditemukan di seluruh toko Bateeq di Indonesia. Untuk karyanya ini, Peggy mengambil inspirasi dari motif batik Kawung yang kemudian digabungkan dengan ciri khas rancangannya yang modern dan minimalis.
Tak hanya itu saja, pada tahun ini untuk pertamakalinya busana-busana dengan label PEGGY HARTANTO dijual di Galeries Lafayette. Bisa menjual busananya di salah satu department store bergengsi kelas dunia ini bagi wanita asal Surabaya itu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri.
Pada 2014 ini Peggy juga terus melebarkan sayapnya di dunia internasional. Setelah karyanya dipakai Giuliana Rancic pada 2013 lalu, tahun ini semakin banyak selebriti dunia yang mengenakan busana rancangannya. Paling baru, koleksinya dipakai oleh bintang serial 'Scandal' Darby Stanchfield.
Selain dipakai selebriti dunia, Peggy juga mulai menjual busana karnya di berbagai toko di luar Indonesia seperti Singapura dan Libanon. Dia juga mengikuti acara trade show di Paris Fashion Week lalu dengan membawa koleksi spring/summer 2014.
Sederet momen berkesan yang didapatnya pada tahun ini tersebut bukan didapat Peggy semudah membalikkan telapak tangan. Usahanya untuk menjadi desainer sudah dimulainya dengan kuliah di bidang fashion di Raffles College of Design and Commerce, Australia. Saat masih menjadi mahasiswi di sana, dia tidak hanya menuntut ilmu saja. Apalagi pada dasarnya dia termasuk orang yang sangat kompetitif dan suka bekerja keras mengejar apa yang sudah ditargetkannya.
Selama menjadi mahasiswi, wanita kelahiran 19 April 1988 itu mengikuti beberapa kompetisi fashion di Australia. Beberapa penghargaan berhasil diraihnya dari kompetisi tersebut. Misalnya saja Provost's Award For Creative Achievment (2008), menjadi juara kedua dalam bidang tenun di The Australian Wool Fashion Awards 2009 dan juara pertama Kinokuniya Digital Art Prize 2009. Selain itu dia juga dia berhasil lulus menjadi mahasiswi terbaik di bidang fashion design dari Raffles College of Design and Commerce pada 2009.
Setelah lulus, berbagai prestasinya itu membuatnya terpilih mengikuti kompetisi yang diadakan kampusnya untuk para almuni. Tiga alumni terbaik yang terpilih mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karya mereka di Rosemount Australian Fashion Week 2011. Di sana jugalah Peggy meluncurkan koleksi pertamanya.
"Tahun 2012, saya mendapatkan tawaran lagi untuk bergabung dalam show Raffles Institute of Higher Education di Jakarta Fashion Week (JFW) 2013. Dari JFW tersebut terbukalah jalan yang membuat label ini lebih dikenal secara lokal dan internasional," cerita Peggy yang terpilih sebagai Designer of The Year pada program Wolipop Women of The Year 2014.
Mendapat banyak penghargaan di usia muda membuat Peggy tak pernah lupa untuk selalu bersyukur. Baginya sebuah penghargaan merupakan dukungan atas apa yang sudah dirinya dan timnya di label PEGGY HARTANTO kerjakan selama ini.
"Very honored, penghargaan Designer of The Year dalam Woman of The Year menambah keyakinan saya akan karya-karya yang telah saya buat," katanya dalam wawancara dengan Wolipop.
Peggy Hartanto terpilih sebagai Designer of The Year, salah satu kategori di program Wolipop.com, 20 Women of The Year. Selain Peggy, 19 nama lainnya yang masuk dalam daftar 20 Women of The Year - Wolipop.com bisa dibaca di sini.
(eny/hst)
Bagi Peggy bisa berkolaborasi dengan label asal Solo, Jawa Tengah, Bateeq merupakan salah satu momen terbaiknya di 2014. Apalagi koleksinya bisa ditemukan di seluruh toko Bateeq di Indonesia. Untuk karyanya ini, Peggy mengambil inspirasi dari motif batik Kawung yang kemudian digabungkan dengan ciri khas rancangannya yang modern dan minimalis.
Tak hanya itu saja, pada tahun ini untuk pertamakalinya busana-busana dengan label PEGGY HARTANTO dijual di Galeries Lafayette. Bisa menjual busananya di salah satu department store bergengsi kelas dunia ini bagi wanita asal Surabaya itu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain dipakai selebriti dunia, Peggy juga mulai menjual busana karnya di berbagai toko di luar Indonesia seperti Singapura dan Libanon. Dia juga mengikuti acara trade show di Paris Fashion Week lalu dengan membawa koleksi spring/summer 2014.
Sederet momen berkesan yang didapatnya pada tahun ini tersebut bukan didapat Peggy semudah membalikkan telapak tangan. Usahanya untuk menjadi desainer sudah dimulainya dengan kuliah di bidang fashion di Raffles College of Design and Commerce, Australia. Saat masih menjadi mahasiswi di sana, dia tidak hanya menuntut ilmu saja. Apalagi pada dasarnya dia termasuk orang yang sangat kompetitif dan suka bekerja keras mengejar apa yang sudah ditargetkannya.
Selama menjadi mahasiswi, wanita kelahiran 19 April 1988 itu mengikuti beberapa kompetisi fashion di Australia. Beberapa penghargaan berhasil diraihnya dari kompetisi tersebut. Misalnya saja Provost's Award For Creative Achievment (2008), menjadi juara kedua dalam bidang tenun di The Australian Wool Fashion Awards 2009 dan juara pertama Kinokuniya Digital Art Prize 2009. Selain itu dia juga dia berhasil lulus menjadi mahasiswi terbaik di bidang fashion design dari Raffles College of Design and Commerce pada 2009.
Setelah lulus, berbagai prestasinya itu membuatnya terpilih mengikuti kompetisi yang diadakan kampusnya untuk para almuni. Tiga alumni terbaik yang terpilih mendapatkan kesempatan untuk menampilkan karya mereka di Rosemount Australian Fashion Week 2011. Di sana jugalah Peggy meluncurkan koleksi pertamanya.
"Tahun 2012, saya mendapatkan tawaran lagi untuk bergabung dalam show Raffles Institute of Higher Education di Jakarta Fashion Week (JFW) 2013. Dari JFW tersebut terbukalah jalan yang membuat label ini lebih dikenal secara lokal dan internasional," cerita Peggy yang terpilih sebagai Designer of The Year pada program Wolipop Women of The Year 2014.
Mendapat banyak penghargaan di usia muda membuat Peggy tak pernah lupa untuk selalu bersyukur. Baginya sebuah penghargaan merupakan dukungan atas apa yang sudah dirinya dan timnya di label PEGGY HARTANTO kerjakan selama ini.
"Very honored, penghargaan Designer of The Year dalam Woman of The Year menambah keyakinan saya akan karya-karya yang telah saya buat," katanya dalam wawancara dengan Wolipop.
Peggy Hartanto terpilih sebagai Designer of The Year, salah satu kategori di program Wolipop.com, 20 Women of The Year. Selain Peggy, 19 nama lainnya yang masuk dalam daftar 20 Women of The Year - Wolipop.com bisa dibaca di sini.
(eny/hst)
Home & Living
Pandaoma Mesin Cuci Mini Portable, Solusi Cuci Praktis buat Hidup yang Lebih Ringkas!
Olahraga
Cukup Satu Alat! Latihan Lebih Variatif di Rumah dengan B-STRONG BS-10 yang Adjustable dan Multifungsi
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Rambut Lembut & Berkilau dengan Perawatan Premium dari Jepang!
Perawatan dan Kecantikan
Airbot Aria HyperStyler, Satu Alat, Banyak Gaya Rambut Tanpa Ribet!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Demi Totalitas Akting, Kate Hudson Rela Nggak Skincare-an dan Naik BB 7 Kg
Rihanna Gandeng Anak Elon Musk Jadi Model Lingerie untuk Koleksi Valentine
Tas Belanja Kanvas Ini Jadi Rebutan Dunia, Ada yang Dijual Rp 160 Juta
Jaket Nicolas Maduro saat Ditangkap Jadi Sorotan, Viral Diburu Netizen
Deretan Perhiasan Mewah di Karpet Merah Critics' Choice Awards 2026
Most Popular
1
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
2
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
3
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
4
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026
5
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
MOST COMMENTED











































