Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Kontra Anting Hijabers

Kontradiksi Hijabers Pakai Anting di Luar Jilbab, Apa Kata Desainer?

wolipop
Kamis, 18 Des 2014 08:33 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi (dok. Wolipop)
Jakarta -

Beberapa hijabers senang tampil stylish dengan tambahan aksesori di kerudung. Beberapa dari mereka memanfaatkan headband atau bros sebagai pemanis penampilan. Lalu bagaimana dengan anting?

Seperti pantauan Wolipop di Instagram, kini semakin banyak hijabers muda yang ingin tampil feminin atau eksentrik dengan mengaitkan anting di salah satu sisi jilbab. Bahkan beberapa dari mereka juga menambahkan anting di kedua sisi dekat telinga sebagai pengganti bros. Hal tersebut kemudian menjadi kontradiksi karena ada dua pendapat yang bertolak belakang.

Menurut desainer busana muslim yang kini sedang naik daun, Windri Widiesta Dhari, anting bukanlah aksesori yang harus dipertontonkan untuk publik. Pemilik label 'NurZahra' itu dengan tegas mengatakan bahwa ia tidak setuju bila wanita berjilbab mengenakan anting di luar kerudung terutama yang sengaja memperlihatkan telinganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kayaknya kita nggak boleh terlalu mencolok ya, aku nggak setuju yang pakai anting itu. Yang pasti anting nggak, kalau kalung atau cincin it's ok karena memang hukumnya nggak boleh ada perhiasan yang kelihatan," tutur Windri saat berbincang dengan Wolipop beberapa waktu lalu di kantor 'NurZahra', kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Lebih lanjut, desainer Indonesia Fashion Forward itu menuturkan bahwa masih banyak hijabers yang memaksakan penampilannya agar bisa bergaul dengan teman yang tidak berjilbab. Mereka ingin terlihat sama dengan teman yang belum berjilbab. Menurut Windri ini salah kaprah.

Tidak perlu Anda memaksakan diri agar terlihat seperti 'tidak berhijab' padahal mengenakan jilbab. Tetaplah berpenampilan sesuai kaidah yang mengajarkan wanita untuk berhijab secara sederhana dan tidak menarik perhatian. Meskipun demikian bukan berarti harus tampil monoton.

Berpenampilan stylish tidak harus ramai dan bertumpuk tapi cukup simpel, minimalis, dan elegan mengenakan busana yang sesuai untuk muslimah. Setuju dengan pernyataan desainer 44 tahun itu, aktris cantik Meyda Sefira, juga menuturkan hal serupa.

Wanita 26 tahun itu mengatakan bahwa penerapan anting di luar kerudung terutama yang memperlihatkan ujung telinganya sudah tentu tidak disarankan. Meskipun hanya ujung telinga tetap saja memperlihatkan aurat yang tidak sesuai kaidah. Sedangkan untuk hijabers yang mengaplikasikan anting di luar hijab, Meyda juga tidak setuju dengan hal itu.

"Allah menyukai kesederhanaan ya, kita memakai jilbab untuk apa sih? Cuma kan semua berproses. Kalau kita pakai anting apa bedanya kalau nggak pakai kerudung? Padahal jilbab kan fungsinya melindungi. Kalau pakai anting, orang bisa mengira-ngira 'oh kalau dia pakai anting kayak gini', jadi berimajinasi padahal fungsi jilbab itu bukan sekadar menutupi tapi mengangkat derajat kita dan melindungi," ungkap pemain 'Ketika Cinta Bertasbih' itu kepada Wolipop di Senayan City, Jakarta Pusat.

Melanjutkan pernyataan Meyda, desainer kondang Irna Mutiara pun mengatakan memang sebaiknya wanita berhijab tidak lagi memakai sesuatu yang membuat orang lain berimajinasi. Hindari berpakaian yang akan membuat orang lain berkomentar karena itu berarti gaya hijab Anda terlalu menarik perhatian.

Meskipun demikian, desainer Monika Jufry dengan bijak mengatakan bahwa ini adalah proses belajar. Semua wanita butuh proses untuk menuju ke penampilan yang syar'i. Oleh karena itu, wajar saja bila para wanita muda masih ingin banyak mengeksplorasi gaya hijab mereka.

"Balik lagi ke diri sendiri, aku merasa mungkin namanya masih muda, masih ingin eksplor ini itu, jadi ambil positifnya saja," tambah Monika saat diwawancarai Wolipop di kantor 'Sessa' beberapa waktu lalu, kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

(aln/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads