Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tips Berbusana Muslim untuk Wanita Gemuk dari Desainer Deden Siswanto

wolipop
Jumat, 24 Okt 2014 10:22 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Arina/Wolipop
Jakarta -

Perkembangan busana muslim terus meningkat dari tahun ke tahun terutama setelah hadirnya para hijabers muda yang memberikan warna baru dalam fashion muslim di Indonesia. Wanita modern yang mengenakan hijab tidak lagi terlihat monoton tapi tetap modis dengan gaya personalnya masing-masing.

Meskipun hijabers kini semakin stylish, sayangnya beberapa wanita masih kurang memperhatikan material serta potongan busana yang dipakai sehingga tetap terlihat ketat dan tak sesuai porsinya. Desainer kondang yang sudah terjun menjadi perancang busana selama lebih dari 10 tahun, Deden Siswanto, menilai masih banyak wanita yang belum mengerti dengan benar padu padan busana setelah mengenakan jilbab.

"Busana muslim di Indonesia semakin beragam, nah bagaimana caranya supaya kita nggak salah berbusana. Banyak sekali wanita yang sudah berjilbab, menutup auratnya tapi tetap memperlihatkan bentuk tubuhnya, itu kan tidak sesuai porsinya," tutur Deden ketika mengisi talkshow di Rumah Maroko, Jl. Tasikmalaya, Menteng, Jakarta Selatan, Kamis (23/10/2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Deden melanjutkan, cobalah bermain dengan potongan dan warna terutama bagi wanita yang bertubuh besar. Bila wanita gemuk salah memilih busana maka bisa terlihat ketat dan mengekspos bagian-bagian yang seharusnya tidak diperlihatkan. Seperti misalnya si gemuk yang memiliki dada besar.

Jika ia mengenakan blouse atau atasan dengan grafis hanya di bagian dada saja maka perhatian orang lain justru ke bagian tersebut yang seharusnya tidak ditonjolkan. Ini yang penting diperhatikan wanita.

Pria yang menjabat sebagai Ketua Deputi Research and Development untuk Asosiasi Perancang Pengusana Mode Indonesia (APPMI) Pusat sejak 2011 lalu itu kemudian menyarankan agar memilih busana dengan ragam corak supaya tidak terpusat pada satu bagian saja. Bila sudah melakukan permainan corak, pemilihan warna juga perlu disesuaikan.

Untuk wanita bertubuh gemuk harus memiliki busana warna gelap tapi netral seperti hitam dan coklat tua. Warna tersebut bisa memberikan ilusi tubuh yang ramping sehingga tidak terlihat ketat.

Efek ketat juga bisa dipengaruhi dengan pemilihan material. Hindari menggunakan bahan yang tipis seperti sifon. Wanita bertubuh gemuk sebaiknya menggunakan bahan yang sedikit tebal untuk menyamarkan area dada, lengan, serta bokong.

Long coat menjadi alternatif untuk wanita muda yang memiliki bokong dan pinggul besar. "Kalau bertubuh besar busananya harus tebal sedikit, terutama di bagian dada bahannya lebih tebal. Long coat juga bisa menutupi bagian tubuh yang seharusnya tidak diperlihatkan tapi tetap stylish. Sekarang banyak coat yang bahannya nggak tebal-tebal banget ya," tutur pria berkaca mata yang saat ditemui menggunakan busana bernuansa hitam kebiruan.

Tidak hanya menyarankan untuk pemilihan busana, Deden juga mengatakan kalau pengaplikasian jilbab bisa membuat penampilan terlihat semakin modern. Kini sudah banyak kreasi hijab yang diciptakan oleh para generasi muda.

Tak ada salahnya menerapkan kreasi tersebut untuk sehari-hari asalkan sesuai dengan acara. Model jilbab juga mempengaruhi penampilan secara keseluruhan. Kembali ke wanita bertubuh besar, jilbabnya disarankan yang menjuntai hingga bagian dada.

Tidak harus membentuk jilbab seperti kapsul yang lonjong dan tak memiliki lekukan tapi bisa mengkreasikannya menjadi asimetris atau dengan aksen layering. Ini bisa membuat penampilan terlihat lebih atraktif.

"Penggunaan kerudungnya kan nggak harus kaku bisa dibuat asimetris, menjuntai, atau kreasi lainnya lah yang bisa menyamarkan bentuk bahu dan dada besar," tambah Deden sebelum menutup perbincangan.

(aln/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads