Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus Desainer Hijab

Kiprah Desainer Busana Muslim Muda Indonesia yang Mencuri Perhatian Dunia

wolipop
Jumat, 08 Agu 2014 08:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: M. Abduh/Wolipop
Jakarta -

Dian Pelangi, Ria Miranda, Jenahara, Ghaida Tsurayya, Windri 'NurZahra' adalah sederet nama desainer busana muslim muda yang karyanya kini tengah mencuri perhatian. Busana-busana rancangan mereka bukan hanya disukai pasar Tanah Air tapi juga dunia internasional. Inilah geliat desainer busana muslim muda Indonesia.

Nama Dian Pelangi bisa jadi nama desainer busana muslim yang paling populer di Indonesia saat ini. Dia dianggap membawa warna baru dalam berpakaian secara Islami sehingga menarik perhatian anak muda untuk berhijab karena hijab tidak lagi terlihat kuno.

Selain di Tanah Air, Dian juga sudah merambah dunia internasional. Desainer asal Palembang itu kerap diundang ke berbagai negara untuk memperlihatkan hasil karyanya. Negara-negara yang didatanginya bukan hanya negara Islam, tapi negara yang didominasi non muslim seperti Inggris dan Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dian bukan satu-satunya desainer busana muslim muda yang sukses dilirik dunia internasional. Ada juga sosok Jenahara yang merupakan putri kandung desainer busana muslim senior Ida Royani. Meskipun memiliki orangtua desainer terkenal, wanita kelahiran 27 Agustus 1985 itu membangun bisnis busana muslimnya dari nol tanpa bantuan sang ibu.

Aku mulai dari nol dengan modal sendiri karena aku pengen maju karena usahaku bukan mamaku. Sampai Jenahara keluar pun mama nggak tau aku bikin label, justru dia tahu dari teman-temannya," begitu katanya.

Kini Jenahara sudah mulau merasakan kesuksesan dari perjuangannya. Selain laku di pasaran, koleksi Jenahara sudah pernah dipamerkan di luar negeri seperti di Hong Kong, Thailand, hingga Milan.

Cerita desainer sukses lainnya datang dari pemilik label NurZahra, Windri Dhari. Rancangan NurZahra berbeda dari busana muslim kebanyakan yang umumnya berwarna cerah, tabrak warna dan serba tumpuk. Koleksinya lebih terlihat kasual, berpotongan asimetris yang modern, namun tetap terlihat sopan dan syar'i. Terlihat sang desainer mengerti benar kebutuhan konsumen busana muslim saat ini.

Keunikan dari busana muslim NurZahra itu pun dilirik dunia internasional. Karya Windri yang ditampilkan di Mercedes Benz Tokyo Fashion Week pada Maret 2014 lalu menarik perhatian penonton dan media. Majalah Harper Bazaar Amerika menyebutnya sebagai 'designer to watch.'

Seperti apa perjalanan karir Windri, Jenahara dan desainer busana muslim muda lainnya? Wolipop merangkumnya dalam Liputan Khusus hari ini. Simak berbagai cerita mereka hingga bisa sukses dengan berjualan baju yang sesuai kaidah Islam.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads