Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus Dunia Model

Suka-Duka Jadi Model, Sulit Jaga Makan tapi Bisa Keliling Dunia

Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 26 Apr 2013 07:47 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Wolipop
Jakarta - Setiap profesi tentu memiliki kesulitan dan kesenangannya masing-masing. Begitu juga dengan profesi sebagai model. Sri Nurhandayani atau yang kini akrab disapa Keke Soeryo mau berbagi cerita bersama wolipop mengenai pengalamannya menjadi model.

Saat ditemui di kantor Look Inc. yang merupakan agensi model miliknya, wanita 44 tahun ini mengaku kesulitan selama menjadi model bisa ditutupinya dengan pengalaman serta kesenangan yang ia dapatkan. Menggeluti profesi model memang tidak mudah, tapi karena menjalankannya sepenuh hati sehingga tidak menjadi beban.

Dari awal menjadi model, kesulitan yang cukup dirasakan oleh Keke adalah harus mandiri. "Dulu kan saya harus bisa mandiri, orangtua saya bilang kalau memang mau ke situ ya saya harus sendiri, saya biayain diri saya sendiri," papar Keke kepada wolipop di kantor Look Inc., Darmawangsa Square, jakarta Selatan, Kamis (18/4/2013).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, jam kerja model yang tidak tetap juga menjadi kendala buat Keke. Tidak jarang Keke harus bersiap dari pagi tapi show malam hari. Belum lagi jika keesokan harinya kembali fashion show dan ia tidak boleh kelihatan lelah. Padatnya aktivitas tentu membuat nafsu makannya bertambah. Menurutnya, kesulitan yang paling berat menjadi model adalah menjaga pola makan.

"Menjaga tubuh, menjaga badan tetap pada tempatnya, itu paling berat," tutur wanita yang dulu dikenal dengan nama Keke Harun itu.

Namun semua kendala yang dihadapinya terbayar dengan pengalaman yang ia rasakan. Sambil membenarkan rambutnya yang terurai panjang Keke bercerita, pengalaman yang paling berkesan saat jadi model ketika bisa jalan-jalan ke luar negeri. Tidak hanya satu negara saja, tapi kota-kota di berbagai belahan dunia.

Beberapa kali Keke sering diajak desainer Ramli untuk foto katalog di Asia dan Eropa. Tidak cuma foto saja, wanita yang mengidolakan supermodel Cindy Crawford itu juga kerap kali membawakan rancangan Ramli dan desainer lainnya seperti Edward Hutabarat atau Iwan Tirta di negeri seberang.

"Jadi sering ke luar negeri sama Ramli, saya ke Singapura sudah beberapa kali, Belanda beberapa kali, Amerika, Afrika, Spanyol, itu sama Ramli saja ya, terus sama Prayudi ke Beijing, Vietnam," cerita Keke sambil tersenyum mengingat kenangannya saat muda dulu.

Bahkan hal yang tak disangka, Keke bisa pergi ke negara yang belum pernah terpikirkan sebelumnya, seperti Maroko atau Dubai. Belum ditambah pengalaman saat ia berada di sana. Pengalaman yang tak terlupakan ialah saat wanita kelahiran 13 Maret 1969 itu ikut Iwan Tirta fashion show di salah satu gunung di Swiss.

"Waktu saya ke Swiss saya sampai ke puncak gunung waktu itu saya show untuk Iwan Tirta, itu juga rasanya kok saya bisa sampai ke sini, masih muda gitu senang saja, dibayarin juga," ujarnya.

Keke juga mengaku senang saat membawakan baju-baju rancangan para desainer ternama, terutama ketika menjadi muse-nya Ramli. Ia merasa bangga bisa membawakan rancangan terbaik Ramli di hadapan banyak orang. Memakai baju terbaik dan pergi ke berbagai negara untuk menjalani pekerjaannya sebagai model menjadi pengalaman yang sangat berarti untuk Keke.

"Otomatis saya pakai baju bagus terus, kalau fashion show di hotel mewah, ketemu orang terkenal, senangkan, mau nggak mau juga kalau fashion show ke luar negeri itu pastinya ada penyanyi atau penari yang terkenal, jadi yang buat saya exciting itu karena pengalamannya," urai Keke diakhir perbincangan.

(ays/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads