Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Nuansa Alam dalam Koleksi Busana Androginy Biyan

Eya Ekasari - wolipop
Kamis, 07 Jun 2012 11:12 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. wolipop
Jakarta -

Sudah menjadi ritual tahunan bagi desainer kenamaan Indonesia, Biyan Wanaatmadja untuk selalu memamerkan karya teranyarnya. Kali ini ia menampilkan rangkaian busana gaya androginy bernuansa alam dengan dedaunan yang rimbun serta mekaran bunga.

Bertempat di Hotel Mulia, desainer kelahiran 20 Oktober 1954 itu mempresentasikan lini utamanya 'Biyan' dengan mengusung tema 'Foliage'. Bagi Biyan, tema tersebut menggambarkan kehidupan yang terus tumbuh dan berkembang.

"Bagi saya Foliage, diterjemahkan sebagai sekumpulan daun, represents life and it's growth. Ceritanya tentang kehidupan dengan pertumbuhan dan perkembangan. Saya terjemahkan (tema itu) ke dalam konsep (busana yang) laid back, comfortable, cantik tapi tidak berlebihan. Basic tapi bisa dipadu padan masing-masing. And you can wear it day and night." ujar Biyan saat konferensi pers, Rabu (6/6/2012).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tema alam diaplikasikan Biyan ke dalam motif aneka daun, bunga geometris, dan kupu-kupu yang mengingatkan kepada green conservatorium. Biyan memakai konsep padu-padan yang menekankan pada penyelarasan antara atasan ramping dengan potongan bawah yang bervolume atau sebaliknya, boxy jacket yang dipadu dengan wide skirt. Hal itu dimaksudkan untuk menampilkan sisi feminin wanita sesungguhnya, bersamaan dengan sisi maskulin.

Dalam urusan material, desainer yang sempat melakukan studi mode di Muller & Sohn Privatmodeschule, Jerman itu, menggunakan bahan berupa French lace, satin organza, woven rafia, taffeta, shantung, silk dan juga material nyaman seperti cotton. Sedangkan untuk warna, Biyan memberikan pilihan yang cukup beragam. Mulai dari warna khas Biyan yang lembut, seperti pale old rose, smoke grey, celadon, creme hingga warna gelap seperti navy blue, abu-abu dan hitam.

Demi menyatakan tampilan feminin yang glamour, Biyan tidak lupa untuk memberikan sentuhan detail beadworks. Namun kali ini, detail itu tampil berbeda dengan teknik 3D applique, geometric, sales, flower bouquet, serta petals. Hampir semua bebatuan yang digunakan Biyan menggunakan kristal Swarovski.

"Apa yang kita pilih pasti harus selalu tampil beda, harus bisa menterjemahkan Swarovski itu menjadi kestuan dalam sebuah produk desain fashion. Kali ini saya banyak sekali memilih warna-warna sesuai tema, warna tumbuhan itu sendiri baik warna secara nature atau flora," tutup Biyan.

(eya/eya)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads