Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Lewat Kebaikan Kecil, Cara Uniqlo Ajak Masyarakat Bergerak Bersama

Eny Kartikawati - wolipop
Minggu, 06 Sep 2026 16:11 WIB
...
Kebaikan Kecil yang Berdampak Besar
Foto: Dok. Uniqlo
Jakarta -

Perubahan positif tidak selalu dimulai dari langkah besar. Sering kali, perubahan lahir dari pilihan sederhana: berbagi melalui donasi, memberikan pakaian kepada mereka yang membutuhkan, atau sekadar membantu sesama dalam kehidupan sehari-hari. Ketika tindakan-tindakan kecil tersebut dilakukan bersama, dampaknya dapat menjangkau lebih banyak orang dan menciptakan perubahan yang jauh lebih besar dari yang pernah dibayangkan.

Semangat inilah yang menjadi benang merah dalam diskusi The Power of Small Acts yang menghadirkan Vikra Ijas (Co-founder Kitabisa), Mary Sutedja (Project Manager Save the Children Indonesia), dan Irma Yunita (Corporate Affairs Director Uniqlo Indonesia) dalam gelaran IdeaFest 2026 di JICC Senayan, Jumat (4/9.2026)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam diskusi tersebut, Vikra Ijas menyoroti budaya gotong royong sebagai kekuatan utama masyarakat Indonesia dalam menciptakan perubahan sosial. Menurutnya, semangat saling membantu membuka ruang bagi siapa saja untuk ikut berkontribusi.

ADVERTISEMENT

"Sering kali kita merasa apa yang kita lakukan terlalu kecil untuk membawa perubahan. Padahal, gotong royong mengajarkan bahwa ketika banyak orang mengambil bagian, kontribusi sederhana dapat bertumbuh menjadi dampak yang sangat besar. Tidak ada kontribusi yang terlalu kecil ketika kita bergerak bersama," ujar Vikra.

Perspektif tersebut beriringan dengan pandangan kepedulian sosial yang menempatkan hal-hal sederhana, seperti pakaian, sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pakaian bukan sekadar kebutuhan sandang, melainkan alat untuk memberikan rasa nyaman, menjaga martabat, dan menjadi media berbagi yang mudah dijangkau oleh semua orang.

Salah satu bukti nyata dari kepedulian bersama ini terlihat dalam program dukungan bagi para guru honorer di Indonesia. Melalui kolaborasi bersama Kitabisa, aksi kepedulian konsumen Uniqlo berhasil memberikan bantuan tunai serta bantuan pakaian kepada 1.000 guru honorer di 12 provinsi, di mana 70% di antaranya berada di wilayah Indonesia Timur. Hal ini membuktikan bagaimana partisipasi sederhana dari banyak orang dapat bertransformasi menjadi dukungan bermakna bagi garda terdepan pendidikan bangsa.

Selain itu, kepedulian terhadap generasi muda juga diwujudkan melalui program kemanusiaan bersama Save the Children Indonesia. Melalui inisiatif sosial dan dukungan masyarakat, program pencegahan anti-bullying serta perbaikan fasilitas sanitasi sekolah berhasil direalisasikan di 16 sekolah wilayah Bandung dan Yogyakarta.

"Ketika banyak pihak bergerak bersama, dampaknya dapat dirasakan langsung oleh anak-anak. Kolaborasi ini membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan suportif, menunjukkan bagaimana kepedulian sederhana berkembang menjadi perubahan nyata," ujar Mary Sutedja.

Gaya hidup berkelanjutan juga menjadi bagian penting dari aksi kepedulian lingkungan dan sesama. Salah satunya melalui pengelolaan pakaian bekas layak pakai. Sebanyak 12.000 pakaian hasil donasi masyarakat telah disalurkan Uniqlo kepada 1.000 keluarga yang membutuhkan di Bekasi Barat. Sementara untuk pakaian yang sudah tidak layak pakai, kolaborasi bersama PABLE Indonesia berhasil mengolah 600 kg kain bekas menjadi material tas sekolah daur ulang untuk anak-anak di wilayah terdampak bencana.

Menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bukanlah tentang satu tindakan besar yang dilakukan sekali saja. Sebaliknya, perubahan lahir dari konsistensi aksi-aksi kecil yang dilakukan oleh banyak orang secara kolektif. Vikra menegaskan setiap kepedulian yang kita bagikan hari ini, seberapa pun kecilnya, memiliki kekuatan untuk meletupkan harapan dan menciptakan perubahan yang lebih luas bagi masyarakat.

(eny/eny)
...
Hide Ads