Miss World Paraguay Jadi Kontroversi, Beri Gestur Jempol Terbalik Saat Final
Final Miss World 2026 diwarnai dengan insiden gestur jempol yang jadi kontroversi. Di malam penobatan tersebut, kamera menangkap momen finalis Paraguay memberikan gestur tak setuju setelah pemenang diumumkan. Hal itu tentu menuai berbagai spekulasi tentang berjalannya acara.
Bahasa tubuh Miss Paraguay Ayelén Pérez menuai perhatian usai final Miss World. Saat hasil akhir diumumkan, alih-alih berdiri dan ikut merayakan, ia justru terlihat tetap duduk di tempat. Yang membuatnya semakin mencolok, Ayelen tampak menunjukkan gestur jempol terbalik.
Gestur tersebut umumnya dipahami sebagai simbol ketidaksetujuan, penolakan, atau sikap tidak menyukai. Karena itu, banyak pihak yang beranggapan Ayelen mengungkap ketidakpuasannya terhadap hasil akhir. Sejumlah netizen mengkritik perilaku tersebut sebagai sesuatu yang tidak pantas dan kurang elegan di panggung kontes kecantikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ayelén Pérez pun segera angkat bicara mengenai momennya yang viral. Ia mengaku bahwa tindakannya telah disalahartikan dan menegaskan bahwa hal itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan kemenangan perwakilan Republik Dominika.
"Semua orang salah paham. Aku melakukan hal itu karena adanya ketidakadilan dari pihak penyelenggara. Kejadian itu berlangsung sebelum penobatan. Semua orang terus membicarakannya, padahal kalian tidak mengetahui segala hal yang terjadi di sana," tulisnya.
Terkait kemenangan Joheirry Mola Dominguez, ia mendukung keputusan para juri. "Kemenangan Republik Dominika itu sangat layak! Dia adalah sosok istimewa dengan hati yang baik. Aku melakukan gestur itu karena alasan lain!"
Ayelen lanjut menjelaskan bahwa gestur tersebut sebenarnya menggambarkan perlakuan tidak adil oleh pihak penyelenggara dan bukan merupakan upaya untuk memprotes hasil akhir kompetisi. Di saat yang sama, Ayelen menegaskan keyakinannya bahwa kemenangan perwakilan Republik Dominika memang sangat layak.
Mengenai Joheirry yang memenangkan mahkota, wanita tersebut merupakan lulusan Administrasi Bisnis dari Universidad Iberoamericana (UNIBE) dan pernah berkecimpung di berbagai bidang, termasuk modeling, pengajaran, dan jurnalisme. Selain perjalanan kariernya yang beragam, Miss World 2026 ini juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kegiatan sosial.
Ia merupakan pendiri Voices of Tomorrow, sebuah proyek yang membantu anak-anak dan remaja di komunitas kurang mampu mendapatkan akses pendidikan bahasa Inggris, sekaligus memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan keterampilan dan potensi diri.
(ami/ami)











































