Desainer Penerus Alexander McQueen Telah Ditemukan!
wolipop
Selasa, 01 Jun 2010 09:12 WIB
Jakarta
-
Layaknya dunia kerja yang penuh dengan pergantian staf, dunia fashion juga dipenuhi dengan berita pergantian beberapa desainer rumah mode.
Mulai dari Olivier Theyskens yang tak lagi bekerja untuk Rochas namun bekerja sama dengan Theory, Christophe Lemaire menggantikan jabatan Jean Paul Gaultier di Hermes setelah Lacoste, hingga Giles Deacon mengambil alih Emanuel Ungaro.
Masih hangat diperbincangkan setelah kematian Alexander McQueen, lini busana wanita yang ditinggalkan olehnya digantikan oleh Sarah Burton sebagai head of womanswear, creative director.
Perempuan bernama Sarah itu sudah bekerja dengan Alexander McQueen sejak tahun 1996 dan ia sudah menjabat sebagai head of womanswear dari tahun 2000.
Saat ini, Burton sedang mengerjakan 10 lembar koleksi akhir dari Alexander McQueen dan pada saat Lee (sapaan akrab Alexander McQueen) meninggal, koleksi akhirnya tersebut sedang dalam tahap 80 persen penyelesaian.
Seperti yang dilansir dari fashionologie, Burton berjanji "Pembuatan kreasi yang modern dan indah semua berasal dari hati seorang Alexander McQueen. Aku berniat untuk tetap setia pada warisan."
CEO label Alexander McQueen, Jonathan Akeroyd nampaknya setuju dengan arah rancangan Burton. Ia mengatakan "Setelah bekerja sama dengan Lee McQueen selama lebih dari 14 tahun, Sarah memiliki pemahaman mengenai visi yang akan membuat perusahaan untuk tetap setia pada nilai-nila inti."
Tidak hanya CEO dari lebel Alexander McQueen yang setuju pada kenaikan jabatan Burton. CEO Gucci Group pun mengatakan hal yang serupa, "Sebagai sebuah bisnis kami berkomitmen untuk perusahaan Alexander McQueen sebagai perusahaan yang terbukti tetap bertahan setelah kehilangan desainernya yang tragis. Sarah memiliki bakat yang nyata, pengetahuan yang mendalam dengan merk serta visi yang diperlukan untuk ke depannya." ujarnya.
(eya/fer)
Mulai dari Olivier Theyskens yang tak lagi bekerja untuk Rochas namun bekerja sama dengan Theory, Christophe Lemaire menggantikan jabatan Jean Paul Gaultier di Hermes setelah Lacoste, hingga Giles Deacon mengambil alih Emanuel Ungaro.
Masih hangat diperbincangkan setelah kematian Alexander McQueen, lini busana wanita yang ditinggalkan olehnya digantikan oleh Sarah Burton sebagai head of womanswear, creative director.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, Burton sedang mengerjakan 10 lembar koleksi akhir dari Alexander McQueen dan pada saat Lee (sapaan akrab Alexander McQueen) meninggal, koleksi akhirnya tersebut sedang dalam tahap 80 persen penyelesaian.
Seperti yang dilansir dari fashionologie, Burton berjanji "Pembuatan kreasi yang modern dan indah semua berasal dari hati seorang Alexander McQueen. Aku berniat untuk tetap setia pada warisan."
CEO label Alexander McQueen, Jonathan Akeroyd nampaknya setuju dengan arah rancangan Burton. Ia mengatakan "Setelah bekerja sama dengan Lee McQueen selama lebih dari 14 tahun, Sarah memiliki pemahaman mengenai visi yang akan membuat perusahaan untuk tetap setia pada nilai-nila inti."
Tidak hanya CEO dari lebel Alexander McQueen yang setuju pada kenaikan jabatan Burton. CEO Gucci Group pun mengatakan hal yang serupa, "Sebagai sebuah bisnis kami berkomitmen untuk perusahaan Alexander McQueen sebagai perusahaan yang terbukti tetap bertahan setelah kehilangan desainernya yang tragis. Sarah memiliki bakat yang nyata, pengetahuan yang mendalam dengan merk serta visi yang diperlukan untuk ke depannya." ujarnya.
(eya/fer)











































