Pangeran William & Kate Middleton Buka Suara Soal Dokumen Epstein
Pangeran William dan Kate Middleton akhirnya menyampaikan pernyataan pertama mereka terkait dokumen kasus Jeffrey Epstein yang terkuak. Pasangan Pangeran dan Putri Wales itu menyatakan keprihatinan mendalam atas berbagai pengungkapan terbaru yang terus bermunculan.
Melalui juru bicara resmi pada Senin (9/2/2026), keduanya menegaskan bahwa perhatian utama mereka tetap tertuju pada para korban. Pernyataan tersebut disampaikan bertepatan dengan kunjungan resmi Pangeran William ke Arab Saudi selama tiga hari.
"Saya dapat mengonfirmasi bahwa Pangeran dan Putri Wales sangat prihatin dengan pengungkapan yang terus berlanjut. Pikiran mereka tetap terfokus pada para korban," ujar juru bicara pasangan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini menjadi pertama kalinya William dan Kate secara langsung menanggapi skandal Epstein, yang kembali memicu perhatian publik setelah jutaan halaman dokumen terkait kasus tersebut dirilis. Isu ini juga menyeret nama paman William, Pangeran Andrew (Andrew Mountbatten-Windsor), yang sebelumnya mendapat sorotan karena hubungannya dengan Epstein.
Foto pangeran Andrew di Dokumen Epstein Foto: U.S. Justice Department/Handout via REUTERS |
Pada Oktober 2024, Raja Charles mencabut seluruh gelar dan kehormatan kerajaan Pangeran Andrew serta memintanya menyerahkan hak sewa kediamannya di Royal Lodge. Saat itu, pihak yang dekat dengan William dan Kate menyatakan bahwa keduanya mendukung langkah tersebut dan membagikan pernyataan resmi Istana Buckingham yang menegaskan simpati kepada para korban kekerasan.
Pangeran Andrew sendiri telah mundur dari tugas publik kerajaan sejak 2019 setelah wawancara kontroversial dengan BBC mengenai hubungannya dengan Epstein. Ia juga pernah menghadapi gugatan pelecehan seksual yang diajukan Virginia Giuffre, yang kemudian diselesaikan melalui kesepakatan damai pada 2022, meski Andrew terus membantah tuduhan tersebut.
(kik/kik)












































