Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Mantan Pangeran Andrew Diusir Raja Charles & Pangeran William Tengah Malam

Rahmi Anjani - wolipop
Minggu, 08 Feb 2026 18:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

FILE PHOTO: Britains Prince Andrew speaks with King Charles as they leave Westminster Cathedral at the end of the Requiem Mass, on the day of the funeral of Britains Katharine, Duchess of Kent, in London, Britain, September 16, 2025. REUTERS/Toby Melville/File Photo
Foto: REUTERS/Toby Melville
Jakarta -

Mantan Pangeran Andrew sudah tidak lagi tinggal di kediaman kerajaan setelah kasus Epstein semakin diperbincangkan. Ia menjadi salah sosok yang paling dikaitkan dengan terdakwa kejahatan seksual tersebut bahkan tersebar fotonya bersama wanita terbaring di lantai. Tak lama setelah itu, Andrew diusir oleh Raja Charles dan Pangeran William.

Andrew Mountbatten-Windsor yang dulu dikenal sebagai Pangeran Andrew telah pindah dari mansion yang memiliki 30 kamar di Windsor. Dilansir BBC, ia akan pindah ke Sandringham Estate dan secara resmi memulai kehidupan pengasingannya.

Laporan terbaru dari sumber kerajaan kepada Daily Mail menyebut mantan pangeran itu dikirim dengan mobil ke pelosok Norfolk pada tengah malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu diatur dengan tergesa-gesa dan dilakukan secara diam-diam, sehingga staf Royal Lodge harus mengemas sisa barang-barang Andrew," kata seorang sumber.

ADVERTISEMENT


Informan mengatakan bahwa keputusan itu dibuat oleh Pangeran William dan Raja Charles pada Minggu malam setelah diskusi mendesak di Sandringham.

Sebelum pindah ke sana, Andrew sementara tinggal di Wood Farm di Sandringham, Norfolk, karena menunggu selesainya renovasi tempat tinggal permanen mantan suami Sarah Ferguson itu yang dikatakan lebih sederhana.

Mengenai kepindahan Andrew, penulis buku keluarga kerajaan, Andrew Lownie, mengatakan kepada Page Six bulan lalu bahwa Andrew mungkin akan pindah lebih jauh menyusul skandal yang sedang berlangsung.

Penulis 'Entitled: The Rise and Fall of the House of York' itu bahkan mendengar Andrew akan pindah ke Bahrain. Tentu saja, dia kemungkinan besar akan pergi ke sana. Dia akan menjauh dari sorotan pers... dan cuacanya akan cerah dan menyenangkan," katanya.

Andrew Banyak Disebut dalam Epstein Files

Terkait keterlibatan Andrew dalam kasus Jeffrey Epstein, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer telah meminta Andrew untuk memberikan kesaksian di Kongres Amerika Serikat terkait hubungannya dengan penjahat seksual dan perdagangan manusia tersebut. "Korban Epstein harus menjadi prioritas utama. Tidak mungkin mengklaim berpihak pada korban jika tidak bersedia memberikan keterangan," kata Keir Starmer.


Dalam dokumen terbaru terungkap percakapan antara Epstein dan Andrew pada Agustus 2010. Dalam email, Epstein mengundang Andrew untuk makan malam bersama seorang 'teman' di London. Andrew membalas bahwa ia akan senang bertemu dengan orang tersebut lalu meminta Epstein memberikan detail kontaknya.

Epstein kemudian memberi deskripsi bahwa wanita itu berasal dari Rusia berusia 26 tahun, pintar, cantik, dan dapat dipercaya. Email-email ini dikirim dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas tuduhan meminta layanan seksual dari anak di bawah umur.

Adapun rencana Andrew dan Jeffrey melakukan pertemuan di London. Andrew lalu mengusulkan makan malam di Istana Buckingham dengan alasan punya banyak privasi. Epstein membalas bahwa mereka memang akan butuh banyak waktu pribadi.

Selama ini Andrew selalu membantah semua tuduhan yang mengaitkannya dengan kejahatan Jeffrey Epstein. Dalam wawancara BBC pada 2019, ia mengaku telah memutus hubungan dengan pria yang meninggal dalam penjara itu sejak 2010 dan menyatakan tidak pernah mengetahui atau mencurigai adanya tindakan kriminal yang dilakukan Epstein.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads