Wawancara Eksklusif

3 Ratu Kecantikan Bicara Standar Kecantikan, Konsep Bias Tak Harus Diikuti

Hestianingsih - wolipop Rabu, 01 Jun 2022 10:00 WIB
(Kiri-Kanan) Miss International 2019, Sireethorn Leearamwat, Miss Universe 2022, Harnaaz Sandhu, dan Miss Supranational 1st Runner Up, Karla Guilfu, hadir dalam wawancara media di Gedung Transmedia, Sabtu (28/5/2022). (Kiri-Kanan) Miss International 2019, Sireethorn Leearamwat, Miss Universe 2022, Harnaaz Sandhu, dan Miss Supranational 1st Runner Up, Karla Guilfu, hadir dalam wawancara media di Gedung Transmedia, Sabtu (28/5/2022). Foto: Rafida Faradhian
Jakarta -

Beberapa negara punya standar kecantikan yang berbeda-beda. Misalnya saja di negara tertentu, wanita baru dianggap cantik kalau bertubuh ramping, kulit putih, hidung mancung dan rambut lurus panjang.

Namun sebenarnya konsep standar kecantikan tidak perlu ada karena setiap orang memiliki makna cantik menurut mereka sendiri. Tak terkecuali para ratu kecantikan dunia.

Bicara soal standar kecantikan, Miss Universe 2021 Harnaaz Sandhu menuturkan bahwa cantik tidak selalu melihat berat badan atau warna kulit. Sebab setiap wanita memiliki beragam warna kulit dan harus dirayakan, apapun jenisnya.

"Terkadang sangat mengganggu karena di masa sekarang ini masih ada orang menilai orang lain berdasarkan bentuk fisik. Karena kecantikan itu adalah bagaimana kamu berbicara, perasaan kamu dan cara kamu menjaga perasaan orang lain. Itu terlihat dari tindakanmu. Itulah makna kecantikan," jelas Harnaaz Sandhu saat wawancara eksklusif bersama Wolipop di Gedung Transmedia, Tendean, Jakarta Selatan, Minggu (28/5/2022).

(Kiri-Kanan) Miss International 2019, Sireethorn Leearamwat, Miss Universe 2022, Harnaaz Sandhu, dan Miss Supranational 1st Runner Up, Karla Guilfu, hadir dalam wawancara media di Gedung Transmedia, Sabtu (28/5/2022).(Kiri-Kanan) Miss International 2019, Sireethorn Leearamwat, Miss Universe 2022, Harnaaz Sandhu, dan Miss Supranational 1st Runner Up, Karla Guilfu, hadir dalam wawancara media di Gedung Transmedia, Sabtu (28/5/2022). Foto: Rafida Faradhian

Senada dengan Miss Universe 2021, Miss International 2019 Sireethorn Leearamwat menilai bahwa makna kecantikan sangatlah subjektif. Untuk dapat disebut atau dianggap cantik adalah hal yang individual.

"Karena cantik itu siapa yang tahu? Jadi menurutku sangat individual. jadi kita jangan melihat pada standar," tuturnya, ditemui di kesempatan yang sama.

Karla Guilfu Acevedo, Runner Up 1 Miss Supranational 2021, menambahkan bahwa standar kecantikan memang topik yang sulit untuk didefinisikan. Sebab standar tersebut telah lama terbentuk sehingga seakan 'diamini' dalam lingkungan sosial.

"Kita sebagai wanita saat tumbuh besar harus menerima beberapa standar kecantikan yang ada di masyarakat, khususnya industri kecantikan ini. Tapi aku merasa kita sudah lebih baik meskipun masih banyak yang harus dikerjakan. Karena semua kontes kecantikan sudah lebih berkembang. Khususnya para wanita yang ikut kontes lebih berani bicara tentang bagaimana kita bisa menjadi diri sendiri dan tetap pantas mendapatkan mahkota, atau sukses dalam hidup tanpa harus mengikuti standar kecantikan yang ada di masyarakat," terangnya.

(Kiri-Kanan) Miss International 2019, Sireethorn Leearamwat, Miss Universe 2022, Harnaaz Sandhu, dan Miss Supranational 1st Runner Up, Karla Guilfu, hadir dalam wawancara media di Gedung Transmedia, Sabtu (28/5/2022).(Kiri-Kanan) Miss International 2019, Sireethorn Leearamwat, Miss Universe 2022, Harnaaz Sandhu, dan Miss Supranational 1st Runner Up, Karla Guilfu, hadir dalam wawancara media di Gedung Transmedia, Sabtu (28/5/2022). Foto: Rafida Faradhian

Para ratu kecantikan pun memberi pesan untuk para wanita di luar sana, yang mungkin masih berjibaku dengan konsep standar kecantikan, sehingga mengesampingkan kualitas diri selain bentuk fisik. Pertama yang paling penting adalah menyadari bahwa tak ada manusia sempurna.

"Kita harus bisa menerima kalau kita semua tidaklah sempurna. Kita harus belajar bagaimana agar bisa percaya diri dengan kekurangan itu. Jadilah percaya diri dan unik. Bahwa kamu autentik dan harus mendukung semua orang di luar sana," tegas Harnaaz Sandhu.

"Jangan biarkan orang lain menilai kecantikanmu. Karena kita memiliki kecantikan dari dalam. Seperti seberapa kita bisa berempati. Bukan membandingkan diri dengan orang lain, tapi bandingkan dengan diri sendiri, apakah sikap kita lebih baik dari kemarin. Ketika merasa percaya diri, menurutku itu cukup," pungkas Sireethorn Leearamwat.



Simak Video "3 Ratu Kecantikan Dunia Puji Keindahan Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)