Kenalan dengan Model Pribumi Pertama Chanel yang Punya Tato Unik di Wajah

Tim Wolipop - wolipop Rabu, 15 Des 2021 17:06 WIB
Quannah Chasinghorse Foto: dok. Instagram/@quannah.rose
Jakarta -

Quannah Chasinghorse adalah wanita Indigenous atau yang lebih dikenal orang 'pribumi' pertama menjadi model Chanel. Model 19 tahun itu memiliki tato wajah yang unik yang melambangkan budayanya. Meski begitu, Quannah tidak pernah mau membahas tentang tatonya tersebut.

Disebut Yidįįłtoo (dibaca: yihilto) yang merupakan tato wajah tradisional yang merupakan warisan budaya. Tato berbentuk garis tersebut tercoreng di dagunya. Quannah mengaku tidak mau membahas tato wajahnya tersebut lantaran orang tidak akan menerima tatonya itu.

"Karena aku tahu bahwa jika orang tahu aku sangat muda telah membuat tato, mereka tidak akan menerimaku. Seperti, 'anak usia 12 dengan tato wajah?' ucap Quannah kepada Elle.

Quannah ChasinghorseQuannah Chasinghorse Foto: dok. Instagram/@quannah.rose

Praktik ini dilarang oleh orang misionaris pada abad ke-19 dan 20. Quannah adalah gadis pertama di sukunya yang mengembalikan tradisi tersebut. Ibunya yang telah membuat tato Quannah dan sejak saat itu, semakin banyak orang-orang keturunan Indigenous yang membuat tato wajah.

Quannah pun tampak bangga dengan tatonya. Dengan percaya diri, sang model memperlihatkan tatonya itu, dari fashion show Prabal Gurung, Chloe, Chanel sampai menghadiri Met Gala 2021.

Quannah ChasinghorseQuannah Chasinghorse Foto: dok. Instagram/@quannah.rose

"Selalu ada orang Indigenous yang muncul, melakukan pekerjaannya, dan aku pikir bahwa kami tidak mendapatkan pengakuan yang cukup. Suara kami terus-menerus disingkirkan karena orang menganggap kami tidak penting," jelas Quannah.

Penampilannya di Met Gala 2021 pun mendongkrak kepopuleran Quannah. Meski begitu, model dan aktivitis ini mengaku dia merasa terasingkan dan kesepian di acara tersebut.

"Aku ingat berdiri di sana dan melihat semua orang dan merasa sangat sendirian. Seperti sangat kesepian," kata Quannah.

"Aku bukan orang elitis. Cara aku berjalan di dunia ini, di industri ini sangat berbeda dibandingkan dengan orang lain karena aku merasa terus-menerus harus mendobrak hambatan itu," tambahnya.



Simak Video "Toko Chanel di Paris Dirampok Sekelompok Orang Bersenjata"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)