Miss Universe 2021 di Israel Diboikot, Ini Kata Pemenang Tahun Lalu

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 18 Nov 2021 11:30 WIB
Andrea Meza, the reigning Miss Universe from Mexico, places her hand on the Stone of Unction in the Church of the Holy Sepulchre as she tours the Old City of Jerusalem, Wednesday, Nov. 17, 2021, ahead of the 70th Miss Universe pageant being staged in the southern Israeli resort city of Eilat next month. The stone slab is traditionally believed to be the stone where Jesus body was prepared for burial. She said Wednesday that the long-running beauty pageant shouldnt be politicized, even as its next edition is being held in Israel and contestants have faced pressure to drop out in solidarity with the Palestinians. (AP Photo/Maya Alleruzzo) Juara Miss Universe 2020 Andrea Meza di Yerusalem. (Foto: AP/Maya Alleruzzo)
Yerusalem -

Penyelenggaraan Miss Universe 2021 di Israel memicu kontroversi sampai-sampai sejumlah negara menarik wakilnya sebagai bentuk dukungan untuk Palestina. Namun, isu politik seharusnya bukan menjadi masalah.

Setidaknya demikian menurut Andrea Meza, pemenang Miss Universe 2020. Perempuan 27 tahun itu sudah berada di Yerusalem menjelang Miss Universe ke-70 yang malam finalnya bakal digelar di Eilat, sebuah kota resor di selatan Israel, pada 12 Desember mendatang.

Andrea Meza, the reigning Miss Universe from Mexico, places her hand on the Stone of Unction in the Church of the Holy Sepulchre as she tours the Old City of Jerusalem, Wednesday, Nov. 17, 2021, ahead of the 70th Miss Universe pageant being staged in the southern Israeli resort city of Eilat next month. The stone slab is traditionally believed to be the stone where Jesus' body was prepared for burial. She said Wednesday that the long-running beauty pageant shouldn't be politicized, even as its next edition is being held in Israel and contestants have faced pressure to drop out in solidarity with the Palestinians. (AP Photo/Maya Alleruzzo)Juara Miss Universe 2020 Andrea Meza di Yerusalem jelang penyelenggaraan Miss Universe 2021 di Eilat, sebuah kota resor di selatan Israel, pada 12 Desember mendatang. (Foto: AP/Maya Alleruzzo)


"Semua orang dengan keyakinan, latar belakang, dan budaya berbeda, ketika berkumpul bersama, akan lupa tentang politik dan agama," kata Andrea Meza kepada The Associated Press, Rabu (17/11/2021).

Di luar menebarkan spirit kebersamaan, tambah Andrea Meza, ajang Miss Universe ada untuk menginspirasi dan mendukung pemberdayaan perempuan. "Ini tentang merangkul para wanita," kata juara Miss Universe asal Meksiko itu.

Israel untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah Miss Universe. Presiden Miss Universe Organization Paula M. Shugart punya alasan tersendiri di balik pemilihan Israel. Menurut Paula, Israel adalah negara yang "kaya akan sejarah, memiliki pemandangan indah dan budaya yang menarik sehingga menjadi daya tarik sebagai destinasi pariwisata dunia."

Andrea Meza, the reigning Miss Universe from Mexico, places her hand on the Stone of Unction in the Church of the Holy Sepulchre as she tours the Old City of Jerusalem, Wednesday, Nov. 17, 2021, ahead of the 70th Miss Universe pageant being staged in the southern Israeli resort city of Eilat next month. The stone slab is traditionally believed to be the stone where Jesus' body was prepared for burial. She said Wednesday that the long-running beauty pageant shouldn't be politicized, even as its next edition is being held in Israel and contestants have faced pressure to drop out in solidarity with the Palestinians. (AP Photo/Maya Alleruzzo) (Foto: AP/Maya Alleruzzo)

Namun, keputusan penyelenggara memilih negara tersebut menimbulkan pro dan kontra.

Zwelivelile 'Mandla' Mandela, cucu Nelson Mandela yang juga seorang aktivis, mengajak negara-negara di Afrika memboikot Miss Universe 2021. Malaysia juga batal mengirim wakilnya dengan alasan pandemi COVID-19.

"Pendudukan dan perlakuan kejam terhadap warga Palestina di tangan rezim apartheid Israel. Tidak ada hal yang baik tentang pendudukan militer, kebrutalan dan diskriminasi yang yang dilakukan terhadap rakyat Palestina," ucap Mandla, seperti dikutip dari Namibian.com.

Bagaimana dengan wakil Indonesia?

Sudah menjadi tradisi tahunan, pemenang Puteri Indonesia akan berlaga di ajang Miss Universe setelah melalui persiapan intens selama hampir satu tahun. Tahun ini, pemilihan Puteri Indonesia yang biasanya digelar pada awal Maret, mundur karena pandemi. Hingga sebulan jelang Miss Universe 2021, ajang Puteri Indonesia 2021 baru mencapai tahap pemilihan wakil provinsi.



Simak Video "Selain Indonesia, Negara Ini Juga 'Skip' Miss Universe 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)