Ratu Kecantikan Belanda Batal Ikut Miss World karena Tak Mau Divaksin

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 07 Okt 2021 08:38 WIB
Dilay Willemstein Foto: Instagram @dilayw
Jakarta -

Vaksin kini menjadi salah satu syarat untuk melakukan berbagai aktivitas. Sayangnya tak semua orang mau untuk berpartisipasi karena berbagai alasan. Sebagai konsekuensinya, ratu kecantikan Belanda ini batal ikut Miss World 2021 karena menolak disuntik vaksin anti Corona.

Miss World Belanda Dilay Willemstein baru-baru ini mengungkapkan keputusannya untuk tidak mengikuti Miss World. Ajang kecantikan yang diikuti para pemenang Miss World dari berbagai negara itu rencananya akan digelar di Puerto Rico dalam waktu dekat. Dilay memilih untuk mundur karena tak mau divaksin dan akan digantikan juara kedua Lizzie Dobbe.

Dilay WillemsteinDilay Willemstein Foto: Instagram @dilayw

Keputusannya itu tentu disayangkan terlebih Dilay pernah mengaku jika membawa pulang mahkota Miss World adalah impiannya sejak lama. Kesempatan meraih impiannya tersebut harus gugur setelah pihak Miss World mengatakan semua peserta harus divaksin. Puerto Rico sendiri juga mensyaratkan orang asing yang masuk ke negara mereka harus divaksin dua kali dan dites PCR tiga hari sebelum bepergian.

Karena takut vaksin, Dilay langsung mengundurkan diri. Hal itu disampaikannya beberapa waktu lalu di Instagram. "Aku ingin menginformasikan bahwa aku tidak lagi mewakili Belanda di Puerto Rico pada panggung besar Miss World. Ini sebagian karena keharusan vaksin dan secara pribadi aku tidak siap untuk ini. Ini artinya runner up (jurara dua di final nasional) akan mewakili Belanda di Puerto Rico," tulisnya.

Dilay WillemsteinDilay Willemstein Foto: Instagram @dilayw

Dilay lanjut menjelaskan bahwa ia telah menimbang-nimbang keputusannya selama beberapa bulan. Wanita 21 tahun itu sebelumnya juga menunda-nunda memberikan jawaban kepada pihak Miss World. Sampai akhirnya tanggal vaksinasinya datang dan ia tidak bisa menjalaninya.

"Aku berpikir hati-hati dan mempertimbangkan untuk divaksin. Tapi pada titik tertentu aku berpikir aku tidak siap sama sekali. Aku tidak merasa yakin. Aku tidak tahu apa nantinya aku akan divaksin. Pinta ini akan ditutup tapi pintu-pintu baru lain akan terbuka untukku," tulisnya.

(ami/ami)