Diserang Penggunanya, OnlyFans Batal Haramkan Konten Pornografi

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 26 Agu 2021 12:00 WIB
Pornografi di Interent Ilustrasi pornografi di internet (Foto: Getty Images/iStock)
London -

OnlyFans mendadak membatalkan aturan baru yang melarang penggunannya mengunggah konten pornografi. Padahal, belum ada sepekan situs berbasis di Inggris mengumumkan kebijakan yang rencananya berlakan per Oktober nanti.

Pembatalan tersebut diumumkan OnlyFans lewat Twitter, Rabu (25/8/2021). Dalam cuitannya, mereka membuat keputusan tersebut setelah mendapat banyak masukan dari penggunanya.

"Terima kasih telah memberikan suara Anda. Kami telah mendapatkan jaminan yang diperlukan demi mendukung komunitas kreator kami yang beragam dan telah menangguhkan perubahan kebijakan yang direncanakan berlaku pada 1 Oktober mendatang," tulis OnlyFans.



OnlyFans pun mengaku, tetap berkomitmen dalam mendukung inklusivitas dan menjadi rumah bagi siapa saja yang ingin berkreasi.


Sebelumnya, OnlyFans yang dikenal sebagai situs berbayar untuk konten dewasa itu, melarang penggunanya membuat unggahan berbau pornografi.

Keputusan itu diambil untuk memenuhi permintaan mitra perbankan dan penyedia pembayaran.

"Untuk memastikan keberlanjutan jangka dari platform, dan untuk menjadi tuan rumah komunitas inklusif para kreator dan penggemar kami, kami harus mengembangkan pedoman konten kami," demikian bunyi pengumuman OnlyFans seperti dikutip Bloomberg.

OnlyFansOnlyFans (Dana Aditiasari/detikcom)


OnlyFans selama ini dipuji karena bisa menjadi 'surga' bagi para pekerja seks untuk meraup penghasilan secara aman terlepas stigma yang menempel pada profesi tersebut.

Dalam peraturan baru itu, OnlyFans sebenarnya tetap mengizinkan penggunanya untuk mengunggah konten nudis selama masih sesuai dengan kebijakan mereka.

Aturan tersebut tetap mengecewakan para pekerja seks yang selama ini mengandalkan OnlyFans demi menyambung hidup. Salah satunya Silfy (bukan nama asli), perempuan 30 tahun asal Dallas, Texas, AS.

Menurut Silfy, perusahaan yang didirikan di Inggris pada 2016 itu mulai berubah dan sudah tak seperti dulu. "Jika Anda melihat semua konten promonya, mereka tidak mempromosikan kami lagi sama sekali. Saya melihat, upaya mereka untuk mempromosikan pekerja seks menurun drastis," katanya.


Pekan lalu, OnlyFans juga mengungkap akan merilis sebuah platform streaming baru dan aplikasi bernama OFTV. Layanan baru itu memungkinkan kreator konten OnlyFans untuk saling berbagi konten dan topik terkait fitness, memasak, komedi, atau musik

Saat ini, OnlyFans memiliki 130 juta akun setelah popularitasnya naik saat pandemi. Penggunanya pun datang dari banyak kalangan, termasuk para selebriti dunia seperti Bella Thorne, Cardi B dan Tyga.



Simak Video "Selesaikan Misi Permen Dalgona 'Squid Game' Dapat Buku Gratis"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)