Kate Middleton Pernah Jadi Korban Bully saat Sekolah di Asrama, Ini Sebabnya

Hestianingsih - wolipop Selasa, 18 Mei 2021 15:34 WIB
Kate Middleton Kate Middleton. Foto: Instagram @theroyalfamily
Jakarta -

Kate Middleton digambarkan rakyat jelata sebagai wanita yang punya kehidupan nyaris sempurna. Dinikahi Pangeran Inggris, dikaruniai tiga anak dan selalu tampil cantik di setiap kesempatan.

Namun mungkin tak banyak yang tahu kalau masa remaja wanita 39 tahun ini terbilang kelam. Seorang pakar biografi keluarga kerajaan mengklaim bahwa Kate Middleton jadi salah satu siswa yang sering di-bully di sekolah.

Katie Nicholl, pakar keluarga kerajaan menyatakan bahwa saat remaja, Kate Middleton masuk sekolah asrama khusus perempuan di Berkshire, Inggris. Kala itu dia baru masuk di usia 13 tahun sehingga melewatkan masa sekolah di asrama bernama Downe House itu lebih lambat dua tahun dari teman-temannya.

Hal tersebut membuat Kate Middleton sulit berteman. Ditambah lagi ia memiliki postur tubuh kurus dan lebih tinggi ketimbang teman-teman seusianya di sekolah.

"Bertubuh kurus dan lebih tinggi di antara teman-temannya, sosoknya jadi lebih menonjol dan sering diejek karena kurus dan tinggi," tutur Nicholl, berdasarkan wawancara dengan beberapa teman sekolahnya, seperti dilansir Mirror.co.uk.

Selain itu murid-murid di asrama tersebut dikenal sangat kompetitif dan ingin jadi yang terbaik. Tidak sedikit pula yang mengalami gangguan pola makan karena diet terlalu ekstrem.

"Sekolahnya sangat dikotak-kotakkan dan ada banyak tekanan," ucapnya.

Tak tahan dengan perlakuan murid-murid lain, Duchess of Cambridge pun keluar dan pindah ke sekolah lain. Sebab saat mengadukan apa yang dialaminya ke pihak sekolah dia justru dianggap terlalu sensitif.

"Dia mungkin merasa seperti ikan yang berada di luar kolam, atau tidak berada di tempat yang tepat," kata Kepala Sekolah Downe House Cameron.

Kate Middleton akhirnya masuk Marlborough College, sekolah asrama independen di Wiltshire. Di sana dia bisa menunjukkan bakatnya dalam olahraga dan menjadi kapten tim hoki perempuan.

(hst/hst)