Wanita Albino Ini Dibuang Ortu karena Dianggap Kutukan, Kini Jadi Model Vogue

Kiki Oktaviani - wolipop Rabu, 05 Mei 2021 17:30 WIB
Xueli Abbing Foto: dok. Instagram/@xueli_a
Jakarta -

Dari panti asuhan, kini wanita bernama Xueli Abbing sukses menjadi model, bahkan bisa tampil di majalah Vogue. Xueli memiliki keunikan sendiri karena dia adalah wanita albino.

Xueli punya masa lalu yang menyedihkan. Orang tuanya membuang Xueli dan sengaja meninggalkannya di luar panti asuhan di China karena dia menderita albinisme. Di Tiongkok, kondisi kekurangan pigmen tersebut dipandang sebagai kutukan.

Di balik pengalaman menyedihkan tersebut, Xueli tetap merasa bahwa hidupnya masih beruntung. Menurutnya, banyak anak albino sepertinya di Tiongkok bernasib lebih buruk darinya.

Xueli AbbingXueli Abbing Foto: dok. Instagram/@xueli_a

"Saya beruntung saya hanya ditinggalkan," katanya dalam wawancara di BBC.

Beberapa anak, seperti saya, ditinggalkan, yang lain dikurung atau jika mereka pergi ke sekolah, rambut mereka dicat hitam. Tetapi di beberapa negara di Afrika, anggota tubuh mereka mungkin dipotong atau dibunuh. Dukun menggunakan tulang mereka untuk membuat obat karena orang percaya ini bisa menyembuhkan penyakit tapi tentu saja ini tidak benar, kepercayaan ini hanyalah mitos," lanjutnya.

Remaja 16 tahun itu telah dibuang oleh orangtuanya sejak ia lahir. Ia bahkan diberikan nama oleh staf panti asuhan.

"Xue berarti salju dan Li berarti indah," ucapnya.

Xueli pun cukup beruntung karena di usia tiga tahun, dia diadopsi oleh keluarga Belanda. Terjunnya Xueli di industri model pun atas ketidaksengajaan.

Ibu Xueli mengenal seorang desainer di Hong Kong yang putranya memiliki bibir sumbing. Sang desainer ingin membuat pakaian bagus untuk putranya itu sehingga orang tidak hanya menatap mulutnya. Sang desainer pun ingin membuat kampanye untuk orang-orang disabilitas.

Ibu Xueli kemudian bertanya apakah putri angkatnya itu ingin menjadi bagian dari kampanye itu. Begitulah perjalanan modelingnya dimulai. Kemudian, dia didekati oleh agensi bakat. Pada Juni 2019, dia muncul di halaman Vogue Italy.

Kini Xueli pun menyuarakan dan memberikan motivasi bagi anak-anak penderita albino bahwa mereka bisa menjalani hidup dengan normal, dan bisa meraih kesuksesan. Wanita yang penglihatannya hanya 10 persen itu juga ingin mengurangi stereotip model albino dalam pemotretan sebagai hantu atau malaikat.

"Penyandang disabilitas atau perbedaan kini semakin banyak ditampilkan di media dan ini bagus, tapi seharusnya itu hal yang normal. Model albino sering mendapatkan stereotip dalam pemotretan untuk menggambarkan malaikat atau hantu dan itu membuatku sedih," ungkap Xueli.



Simak Video "Victoria's Secret Rombak Imej dan Pensiunkan Para Angels"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)