5 Fakta Perseteruan Kartika Putri dan dr. Richard Lee yang Gagal Mediasi

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 16 Apr 2021 09:46 WIB
Gaya Hijab Kartika Putri Foto: Youtube
Jakarta -

Perseteruan antara Kartika Putri dan dr. Richard Lee belum berakhir bahkan tampaknya akan memasuki babak baru. Kemarin, keduanya dijadwalkan untuk melakukan mediasi tapi gagal dilakukan. Konflik yang berawal dari review krim yang pernah ditampilkan Kartika Putri di YouTube-nya ini pun tampaknya masih akan berlanjut.

Berawal dari Kritik dr. Richard Lee


Kisruh Kartika Putri dan dr. Richard Lee bermula dari video di channel Youtube sang dokter yang berjudul 'REVIEW HELWA BARU NIH! APAKAH DIA SUDAH TOBAT? HASIL LAB AGUSTUS 2020'. Dokter tersebut mengungkap jika produk skincare Helwa Beauty mengandung 5,7% hidrokuinon. Padahal batas aman hidrokuinon yakni sebesar 2%, itupun penggunaannya harus dalam pengawasan dokter. Disebutkan juga jika brand tersebut belum mendapat izin BPOM. Merek itu juga dituding pernah memakai kandungan berbahaya lain yakni merkuri.

Sempat Bertemu


Setelah konflik memanas, keduanya memutuskan untuk bertemu dan saling mengonfirmasi. Ketika itu, Kartika Putri mengaku bahwa ia memang mendapat endorsement dari Helwa Beauty tapi mengaku jika produk tersebut cocok dan aman di kulitnya.

Keduanya Saling Lapor ke Polisi


Tapi sayangnya pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil yang positif. Setelahnya dr. Richard Lee mengaku merasa dijebak karena saat pertemuan ternyata Kartika Putri membawa pengacara. Pemilik klinik kecantikan Athena itu pun memilih untuk meminta maaf secara terbuka. Meski begitu Kartika tetap lanjut melaporkan dr. Richard atas tuduhan pencemaran nama baik. Dan tak lama kemudian Richard juga balik melaporkan.

Mediasi Gagal Dilakukan


Karena perseteruan itu, Kartika Putri dan dr. Richard Lee dijadwalkan untuk melakukan mediasi oleh pihak kuasa hukum sang dokter. Tapi sayangnya kemarin Richard tidak datang. Hal itu tentu membuat wanita 30 tahun tersebut semakin kesal dan mengaku kecewa karena ia sudah menyempatkan diri setelah pulang dari Yaman. Ia juga menyampaikan jika kemungkinan untuk damai dikembalikan pada sikap dr. Richard karena kemarin tidak bisa membuktikan keseriusannya.

Kartika Putri Merasa Dipermainkan


Kepada media, Kartika mengaku merasa dipermainkan terlebih ia sudah mempercepat perjalanannya dari luar negeri. Ia mengatakan sudah mengorbankan waktu untuk menghabiskan waktu dengan anak sambungnya yang akan belajar di Yaman agar bisa menghadiri mediasi. Sebelum datang ke mediasi, Kartika Putri juga sudah menjalani karantina lima hari dan melakukan tes CPR.

(ami/ami)