Selebgram Viral 'Zombie Angelina Jolie' Dijatuhi Hukuman 10 Tahun Penjara

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 12 Des 2020 17:00 WIB
Sahar Tabar, wanita operasi mirip Jolie Foto: Instagram @sahartabar_offcial
Jakarta -

Beberapa tahun lalu viral foto-foto yang menunjukkan wajah seorang wanita mirip 'zombie Angelina Jolie'. Tak lama kemudian wanita bernama Sahar Tabar di balik postingan-postingan tersebut pun mengakui jika itu hanya editan. Tak disangka jika sesuatu yang tampaknya berawal dari keisengan tersebut akan menjadi masalah yang membuatnya sampai dipenjara.

Sahar Tabar yang punya nama asli Fatemeh Khishvand asal Tehran, Iran sempat viral karena foto-foto editannya. Jadi terkenal dan punya banyak follower, sayangnya ketenaran itu membuatnya ditangkap polisi karena tuduhan kejahatan budaya dan korupsi moral. Ia pun pernah dilaporkan mendapatkan properti dengan cara yang ilegal hingga menghina aturan berpakaian negara.

sahar tabarsahar tabar Foto: Instagram @sahartabar_offcial

Jurnalis Iran Masih Alinejad mengatakan pada MailOnline bahwa pengacara mengungkap jika Sahar telah dijatuhi hukuman 10 tahun setelah setahun belakangan dipenjara. Hal tersebut juga disampaikannya di Twitter dengan harapan bisa mendapat perhatian dari Angelina Jolie yang dikenal sebagai aktivis.

Dalam cuitannya jurnalis tersebut juga menyebutkan jika Sahar Tabar masih berusia 19 tahun dan dipenjara karena candaannya. "Ibunya menangis setiap hari untuk bisa membebaskan anaknya yang tidak bersalah. Dear Angelina Jolie, kami butuh suaramu di sini. Bantu kami!" tulisnya.

Sahar Tabar, wanita operasi mirip JolieSahar Tabar Foto: Dok. Instagram

Dilansir agensi berita Tasnim, wanita tersebut awalnya mendapat tuduhan penistaan agama, menghasut kekerasan, mendapatkan penghasilan dari cara yang tidak pantas, dan mendorong anak muda melakukan koropsi. Tak lama kemudian ia ditahan atas kejahatan kultural dan korupsi sosial dan moral.

Sebelum kabar mengenai dirinya dipenjara 10 tahun, wanita itu sempat diberitakan terpapar virus Corona hingga butuh alat bantu pernapasan. Wanita yang mengaku memang pernah operasi hidung, suntik filler, dan liposuction telah meminta pengacara untuk membebaskannya sementara untuk dapat disembuhkan.

(ami/ami)