Ikuti Gwyneth Paltrow, Victoria Beckham Mau Jual Sex Toys?
Dikenal sebagai desainer pakaian, Victoria Beckham sepertinya ingin mengekspansi bisnisnya ke produk gaya hidup. Muncul kabar bahwa istri David Beckham itu akan mengikuti jejak aktris Gwyneth Paltrow yang pernah meluncurkan sex toys untuk label Goop.
"Victoria ingin menaikkan keuntungan dengan meluncurkan model bisnis Goop secepatnya karena menurutnya dia mampu untung dengan menyasar target yang sama seperti brand Gwyneth Paltrow," kata seorang sumber kepada The Daily Star baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Victoria Beckham (Foto: JP Yim/Getty Images) |
Sumber itu lalu mengatakan, tak menutup kemungkinan bila sang Posh Spice itu akan menyertakan produk sex toys dalam strategi bisnis barunya tersebut.
"Dia mungkin jarang tersenyum dan terlihat kurang ramah, tapi Victoria punya sisi humoris juga dan tak akan sungkan untuk mencoba menjual sex toys seperti yang dilakukan Gwyneth," katanya.
Goop pernah menjadi sorotan setelah meluncurkan vibrator berlapis emas 24 karat. Dijual seharga 12 ribu pound sterling atau sekitar Rp 230 juta, benda tersebut menjadi dildo termahal di dunia.
Produk Goop lainnya yang mencuri atensi adalah lilin beraroma vagina. Menyusul kesuksesan lilin tersebut, Gwyneth Paltrow memperkenalkan lilin beraroma orgasme pada Juni lalu.
Gwyeneth Paltrow di acara Goop (Foto: Rachel Murray/Getty Images) |
Kabar tentang rencana Victoria Beckham untuk merambah bisnis sex toys lantas mendapat bantahan dari orang dalam.
"Ini sama sekali tidak benar! Tidak rencana untuk menjual mainan seks," kata sumber tersebut kepada Daily Mail, Minggu (2/8/2020).
Belakangan diketahui bisnis ibu empat anak itu ikut terdampak krisis pandemi COVID-19. Mengalami kerugian, ia terpaksa memangkas jumlah stafnya. Sebanyak 20 karyawan Victoria lantas menjadi korban PHK.
Sebelum wabah virus Corona pun, bisnis fashion Victoria sempat dikabarkan terancam bangkrut. Akhir tahun lalu, kerugian yang dialami Victoria Beckham selama 2019 tercatat sebesar 12 juta pound sterling atau sekitar Rp 219 miliar. Itu artinya, total kerugian yang dialami sejak bisnis fashion itu ada 11 tahun lalu menjadi 42 juta pound sterling.
(dtg/dtg)
Kesehatan
Suplemen Harian Jaga Imun Tubuh di Tengah Aktivitas Padat! Review Swisse Ultiboost Vitamin C 1000mg
Pakaian Pria
Corduroy Jacket Jadi Outer Andalan Cowok yang Ingin Tampilan Casual Modern
Pakaian Pria
Raw Denim Bukan Cuma Tren Musiman! Investasi Celana yang Makin Lama Makin Bagus
Home & Living
Pandaoma Mesin Cuci Mini Portable, Solusi Cuci Praktis buat Hidup yang Lebih Ringkas!
Viral 'Poverty Challenge' Bikin Murka, Pamer Mi Instan di Atas Ferrari
Sinopsis 47 Meters Down: Uncaged di Bioskop Trans TV Hari Ini
5 Drama Korea Romantis CEO Tampan Terbaru yang Bikin Baper
Kendall Jenner Geram Dituding Operasi Plastik, Tegaskan Wajahnya Alami
Penampilan Terbaru Zheng Shuang, Aktris China yang Diboikot karena Sewa Rahim
7 Potret Siraman Anak Tommy Soeharto, Tata Cahyani Curi Atensi Berkebaya Floral
Foto: Transformasi Bradley Cooper Jadi Lebih Muda, Bikin Pangling Dikira Oplas
Most Popular: Viral Pengantin Paling Tak Bahagia, Muka Suram di Pernikahan
Ramalan Shio 2026
Rezeki Mengalir Deras! 5 Shio Paling Beruntung di Tahun 2026













































