Pria Dipenjara karena Oleskan Ludah dan Alat kelamin ke Tombol Lift

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 26 Mar 2020 17:57 WIB
pria thailand Foto: Dok. BTS Skytrain
Jakarta -

Pria berkepala botak dan memakai singlet hitam ini melakukan aksi iseng yang tak pantas ditiru di salah satu lift yang berada di stasiun BTS Skytrain di Bangkok, Thailand. Ia tak sadar bahwa kelakuannya terekam kamera CCTV yang berada di sudut pojok sebelah kiri lift.

Dari rekaman CCTV itu terlihat, pria berkepala plontos tersebut melakukan aksi yang meresahkan warga Thailand di tengah merajalelanya virus corona. Dia tertangkap kamera sedang menjilat jari-jarinya lalu mengoleskan ke beberapa tombol lift dan pegangan yang ada di dalam lift.

Tak hanya itu saja, anehnya lagi pria tersebut menyentuh alat kelaminnya, lalu menekan tombol pada lift. Dia mengulangi perbuatannya tersebut.



Polisi tak tahu apakah pria yang memakai celana pendek warna merah itu terinfeksi penyakit COVID-19 atau tidak. Appaun itu polisi menganggap aksinya membahayakan masyarakat di tengah pandemi corona ini.

Pria Dipenjara karena Oleskan Ludah dan Alat kelamin ke Tombol LiftFoto: Dok. Viral Press



Polisi pun telah menangkap pria yang diketahui berusia 32 tahun itu setelah aksinya yang terekam CCTV tersebar di dunia maya. Dia dihukum kurungan penjara selama 15 hari.

Kepada polisi, pria itu mengakui perbuatannya. "Kami tidak tahu apakah dia terinfeksi dengan virus corona atau tidak sehingga kami harus berhati-hati saat menahan dia. Dia segera dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa," ujar pihak kepolisian.



Sementara itu, setelah mengetahui aksi tak terpuji pria tersebut, pihak BTS Sky Train, langsung menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh area di dalam lift untuk mencegah penyebaran virus corona yang telah menewaskan lebih dari 20.000 jiwa di seluruh dunia.

Mengetahui kejadian tersebut, pihak Staf BTS Sky Train, Thailand langsung menyemprotkan cairan disinfektan ke dalam lift untuk mencegah penyebaran virus corona yang telah menewaskan lebih ratusan ribu jiwa di seluruh dunia. Sedangkan di Thailand, sudah 1.000 orang dinyatakan positif virus corona dan empat kematian. Thailand memberlakukan lockdown hingga akhir April 2020.





Simak Video "Resepsi Nikah Ditunda karena Corona, Gimana Vendor Fotografi Menyikapinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)