Balita Tunggui Ayah yang Meninggal 3 Hari, Film India Ini Punya Kisah Mirip

Eny Kartikawati - wolipop Kamis, 15 Agu 2019 16:42 WIB
Balita di Jember menunggui ayahnya yang diperkirakan sudah meninggal 3 hari. Foto: Yakub Mulyono Balita di Jember menunggui ayahnya yang diperkirakan sudah meninggal 3 hari. Foto: Yakub Mulyono

Jakarta - Kisah balita di Jember menunggui ayahnya yang meninggal selama tiga hari ini begitu menyayat hati. Siapa sangka kisah balita tersebut ternyata serupa dengan cerita film ini.

Cerita balita di Jember menunggui jenazah ayahnya Fauzi yang meninggal karena sakit ini menarik perhatian sejak Rabu (14/8/2019). Balita berusia 14 bulan itu ditemukan tetangga sekitar rumahnya dalam kondisi menangis sembari memeluk jenazah sang ayah.

Jenazah Fauzi tergolek di kasur kamar rumah blok C-6 Perumahan Kaliwining Asri, Dusun Bedadung Kulon, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji. Kulit jenazah yang sudah menghitam, menempel di pipi dan pakaian anaknya.


Kondisi balita tersebut dalam keadaan lemas saat ditemukan karena sudah beberapa hari tidak makan dan minum. Sang balita pun langsung dilarikan ke Puskesmas untuk menjalani perawatan medis. Ibu balita ini sendiri berada di Malaysia, bekerja sebagai TKW.

Saat kisah menyayat hati balita yang menunggui jenazah ayahnya ini viral, netizen langsung teringat pada sebuah film India yang rilis pada 2018. "Jadi inget film Pihu," tulis netizen di Twitter. "Kayak film india judulnya pihu, sumpah itu ngena banget... Huhu ternyata ada ya di RL (Real Life)," tulis netizen lainnya.

Bagi penggemar film-film yang tayang di CGV, bisa jadi ingat pada film Pihu ini. Film Pihu sempat tayang di Indonesia di bioskop-bioskop CGV pada November 2018.

Balita Tunggui Ayah yang Meninggal 3 Hari, Film India Ini Punya Kisah MiripFoto: Istimewa


Seperti dikutip CNN Internasional, Pihu merupakan film drama thriller India yang disutadarai oleh Vinod Kapri. Film ini dibintangi Myra Vishwakarma aktris cilik yang aktingnya sebagai Pihu begitu natural.

Pihu dikisahkan sebagai seorang balita berusia dua tahun yang tinggal bersama ayah dan ibunya di sebuah apartemen. Film dimulai dengan gambaran pesta ulang tahun kedua Pihu. Keesokan harinya dia terbangun dari tidurnya dan menemukan ibunya, Pooja, sama sekali tidak terbangun meski sudah dibangunkannya. Ayahnya, Gaurav dikisahkan sudah pergi meninggalkan rumah untuk menghadiri sebuah konferensi di Kolkata.

Pihu yang lapar mencoba lagi membangunkan ibunya. Namun sang ibu tidak juga bangun. Pihu pun menangis. Anak kecil itu sama sekali tak tahu kalau ibunya sebenarnya sudah tewas karena bunuh diri.

Pooja diceritakan bunuh diri setelah bertengkar dengan Gaurav. Dia juga mendapatkan kekerasan dalam rumah tangga. Dia mengira suaminya berselingkuh dengan temannya. Sebelum bunuh diri, Pooja meninggalkan surat wasiat untuk suaminya.

Kisah film kemudian bergulir tentang Pihu yang ditinggal sendirian hanya dengan ibunya yang sudah meninggal. Pihu beberapa kali mengalami kecelakaan seperti tangannya terkena setrika panas yang lupa dimatikan ayahnya. Dia juga nyaris tersengat listrik karena ada kabel yang terkelupas di apartemennya. Dia pun melakukan hal membahayakan saat pergi ke balkon untuk mengambil bonekanya yang jatuh.

Selama sendirian saat kelaparan dan ibunya tak bangun walau sudah dibangunkannya, Pihu makan sisa kue ulang tahunnya. Pada akhirnya Pihu berhasil selamat dari berbagai hal bahaya yang dihadapinya. Tetangga datang ke apartemen Pihu dan mendobrak pintu saat ada asap keluar dari apartemen tersebut. Pada saat yang sama ayah Pihu juga sudah pulang ke rumah. Dia bergegas meninggalkan konferensi karena setelah beberapa kali menghubungi lewat telepon, istrinya tak kunjung mengangkatnya. Saat ditemukan ayahnya, Pihu sedang bermain di bawah tempat tidur tempat ibunya terbaring dalam kondisi tidak bernyawa.



Simak Video "Bim Salabim! Spanduk Bekas Berubah Jadi Tas Kece"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)