Masalah Rumah Tangga, Putri Dubai Kabur dari UEA Bawa Uang Rp 555 M

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 01 Jul 2019 08:10 WIB
Foto: Chris Jackson/Getty Images Foto: Chris Jackson/Getty Images

Jakarta - Putri Haya Al Hussein dikabarkan kabur dari Uni Emirat Arab (UEA) karena masalah rumah tangga. Setelah berpisah dari sang suami, Perdana Menteri dan Wakil Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Haya dilaporkan mencari suaka ke Jerman. Sumber mengatakan jika diplomat Jerman bahkan membantu Putri Dubai tersebut melarikan diri dan menolak permintaan sang suami untuk memulangkan istrinya.

Istri keenam pejabat kaya Dubai itu meninggalkan suaminya setahun setelah anak perempuan Sheikh juga melarikan dari dari UEA. Putri Haya dikatakan kabur membawa dua anaknya yakni Jalila dan Zayed untuk mencari suaka politik. Ingin memulai hidup baru, wanita 44 tahun itu juga dilaporkan membawa uang £31 juta atau Rp 555 M.

Dilansir sebuah media Arab, seorang diplomat Jerman membantunya melarikan diri dari Dubai. Hal ini pun dikatakan bisa memicu krisis diplomatis di antara kedua negara. Apalagi pihak berwajib di Jerman menolak permintaan Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum untuk mengembalikan sang istri ke Dubai.

Sumber terdekat mengatakan jika Haya memang sengaja melarikan diri dan ingin bercerai dari sang suami. Masalah rumah tangga di antara keduanya dikabarkan dipicu ketika anak pejabat UAE tersebut, Putri Latifa bin Mohammed Al Maktoum, berniat kabur dari ayahnya untuk mencari suaka di Amerika. Namun Putri Latifa yang merasa tidak bebas di rumahnya sendiri itu pun telah ditangkap dan dipercaya sudah kembali ke UEA.

Menikah sejak 2004, Putri Haya asal Yordania ini dikenal sebagai 'istri junior'. Putri Haya sendiri sudah tidak tampil di publik sejak bulan Mei. Sebelumnya, wanita lulusan Universitas Oxford tersebut sering menemani suaminya ke berbagai acara resmi. Begitu juga dengan akun media sosialnya yang tidak aktif sejak Februari.

Simak Video "Saat Api Menari Mengikuti Alunan Musik"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)