Sempat Viral Ingin Diadopsi, Kisah Pria 85 Tahun Ini Berakhir Pilu
Anggi Mayasari - wolipop
Senin, 07 Mei 2018 14:40 WIB
Jakarta
-
Menjadi tua dan hidup sendiri merupakan salah satu hal yang ditakuti bagi setiap orang. Seperti yang dirasakan oleh pria tua asal China ini yang jadi viral pada Desember lalu setelah membagikan kisah harunya menjalani kehidupan seorang diri di usia yang sudah tak muda lagi.
Pria bernama Han Zicheng ini memutuskan untuk menulis catatan tentang keinginan dan harapannya. Pria berusia 85 tahun ini tak ingin hidup di panti jompo dan ingin diadopsi oleh sebuah keluarga.
"Orang tua kesepian berusia 80-an. Bertubuh kuat, dapat berbelanja, memasak dan merawat dirinya sendiri. Tidak ada penyakiy kronis. Saya pensiun dari lembaga penelitian ilmiah di Tianjin dengan pensiun bulanan sebesar 6000 RMB (Rp 13 juta) sebulan," adalah apa yang ditulisnya menurut New York Post.
Baca Juga : Kisah Pilu Janda 41 Tahun yang Baru Tahu Kekasihnya Ternyata Wanita
Han merupakan seorang duda yang putranya hidup mengasingkan diri darinya. Ia pun telah memberi tahu tetangga selama bertahun-tahun bahwa dirinya kesepian dan takut mati sendirian.
"Saya tidak akan pergi ke panti jompo. Harapan saya adalah memiliki orang atau keluarga yang baik hati dan akan mengadopsi saya, menjaga saya di usia lanjut ini dan menguburkan tubuh saya ketika saya mati," jelas Han
Secara tradisional, orang-orang tua Tionghoa telah dirawat oleh anak-anak dan cucu mereka. Tetapi berkat kebijakan satu-anak di negara itu dan perubahan sikap orang-orang muda, puluhan juta orang tua seperti Han kini berjuang tanpa dukungan.
Baca Juga : Janji Akan Dinikahi Kekasih, Kisah Wanita yang Viral Ini Berakhir Pilu
Selebaran yang diberi judul 'Mencari seseorang untuk mengadopsi saya' itu pun menjadi viral dan beberapa orang tlah menghubunginya. Han berteman dengan beberapa orang tetapi gagal menemukan keluarga yang dicintai yang dia cari.
Han meninggal pada bulan Maret tanpa menemukan siapapun untuk mengadopsi dirinya. Tapi, ia mampu memanggil salah satu kenalan barunya sebelum ia meninggal dan membawanya ke rumah sakit. Hal itu pun dapat menghilangkan ketakutannya bahwa ia akan mati sendirian.
Kisah pilu Han yang merasa kesepian dan akhirnya meninggal ini pun banyak diangkat oleh berbagai surat kabar dan media. Sementara itu, putra Han yang tinggal di Kanada menyangkal pemberitaan di surat kabar bahwa ayahnya kesepian dan bersikeras bahwa ia telah merawat ayahnya dengan baik. Namun, putra Han tak memberikan rincian apapun untuk menguatkan pernyataannya itu. (agm/agm)
Pria bernama Han Zicheng ini memutuskan untuk menulis catatan tentang keinginan dan harapannya. Pria berusia 85 tahun ini tak ingin hidup di panti jompo dan ingin diadopsi oleh sebuah keluarga.
"Orang tua kesepian berusia 80-an. Bertubuh kuat, dapat berbelanja, memasak dan merawat dirinya sendiri. Tidak ada penyakiy kronis. Saya pensiun dari lembaga penelitian ilmiah di Tianjin dengan pensiun bulanan sebesar 6000 RMB (Rp 13 juta) sebulan," adalah apa yang ditulisnya menurut New York Post.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Han merupakan seorang duda yang putranya hidup mengasingkan diri darinya. Ia pun telah memberi tahu tetangga selama bertahun-tahun bahwa dirinya kesepian dan takut mati sendirian.
"Saya tidak akan pergi ke panti jompo. Harapan saya adalah memiliki orang atau keluarga yang baik hati dan akan mengadopsi saya, menjaga saya di usia lanjut ini dan menguburkan tubuh saya ketika saya mati," jelas Han
Han bersama istrinya saat masih muda Foto: Getty Images |
Secara tradisional, orang-orang tua Tionghoa telah dirawat oleh anak-anak dan cucu mereka. Tetapi berkat kebijakan satu-anak di negara itu dan perubahan sikap orang-orang muda, puluhan juta orang tua seperti Han kini berjuang tanpa dukungan.
Baca Juga : Janji Akan Dinikahi Kekasih, Kisah Wanita yang Viral Ini Berakhir Pilu
Selebaran yang diberi judul 'Mencari seseorang untuk mengadopsi saya' itu pun menjadi viral dan beberapa orang tlah menghubunginya. Han berteman dengan beberapa orang tetapi gagal menemukan keluarga yang dicintai yang dia cari.
Han meninggal pada bulan Maret tanpa menemukan siapapun untuk mengadopsi dirinya. Tapi, ia mampu memanggil salah satu kenalan barunya sebelum ia meninggal dan membawanya ke rumah sakit. Hal itu pun dapat menghilangkan ketakutannya bahwa ia akan mati sendirian.
Kisah pilu Han yang merasa kesepian dan akhirnya meninggal ini pun banyak diangkat oleh berbagai surat kabar dan media. Sementara itu, putra Han yang tinggal di Kanada menyangkal pemberitaan di surat kabar bahwa ayahnya kesepian dan bersikeras bahwa ia telah merawat ayahnya dengan baik. Namun, putra Han tak memberikan rincian apapun untuk menguatkan pernyataannya itu. (agm/agm)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Sosok Callum Turner, Tunangan Dua Lipa yang Diisukan Jadi James Bond
Ashley Tisdale Curhat Soal Geng 'Ibu-ibu Toxic', Suami Hillary Duff Sindir Balik
Influencer China Jadi Gelandangan di Kamboja, Terjebak Janji Manis Pacar
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
Most Popular
1
7 Foto Mesra Salshabilla Adriani dan Ibrahim Risyad yang Sedang Jadi Sorotan
2
Viral! Pasutri Rela Terjang Hutan dan Ancaman Harimau demi Sekolah Terpencil
3
Gaya Ranty Maria di Pas Foto Nikah, Tampil Natural Nyaris Tanpa Makeup
4
Ramalan Zodiak 8 Januari: Cancer Introspeksi Diri, Leo Harus Belajar Mandiri
5
Sosok Callum Turner, Tunangan Dua Lipa yang Diisukan Jadi James Bond
MOST COMMENTED












































Han bersama istrinya saat masih muda Foto: Getty Images