Laporan dari Malaysia
Curhat Para Juri Asia's Next Top Model Season 2
Bertempat di Penthouse & Banquet Hall Hotel Ritz-Carlton, Bukit Bintang, Kuala Lumpur, Malaysia, program AsNTM (Asia's Next Top Models) kembali digelar untuk musim kedua dan mengumumkan 16 model finalis yang dikumpulkan dari 12 negara di Asia, Rabu (27/11/2013). Pecinta reality show seputar dunia fashion dan modelling tentunya sudah tidak asing lagi dengan program franchise yang dibawakan oleh host Nadya Hutagalung.
Program yang akan tayang 8 Januari 2014 di Star World ini akan menampilkan kompetisi para model muda dan cantik dimana hampir seluruh pengambilan gambar dilakukan di Malaysia seperti Sabah, Sarawak, Terengganu, Pangkor, Penang, hingga Malaka. Para finalis yang telah menjalani proses audisi sejak akhir Juli 2013 lalu telah menjalani proses syuting dan eliminasi yang kemudian dirangkum menjadi 13 episode AsNTM Season 2.
Panel juri yang terdiri dari Nadya Hutagalung, Joey Mead King, Mike Rosenthal, hingga Adam Williams, akan bekerja keras memilih sosok top model dan memolesnya agar siap menghadapi industri model yang sesungguhnya. Empat juri tersebutlah yang akan menilai performa para model baik dari sisi foto, video hingga karakter dan kepribadian mereka selama menjalani proses syuting.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beda halnya dengan Joey Mead King yang merasa drama di musim kedua ini lebih kuat dan intens. Karakter model yang ditampilkan di siklus kedua ini lebih beragam dan edgy. "Bukan lagi wajah cantik saja, tapi wajah yang menjadi sebuah representasi sebuah negara. Mereka yang sadar bisa berkompetisi dan juga mendobrak batasan-batasan yang ada," ujarnya saat bincang intim dengan para media di Penthouse Ritz-Carlton, Bukit Bintang, Kuala Lumpur, Malaysia.
Hal ini juga ditunjang oleh Mike Rosenthal, juri asal Amerika yang hobi memotret. Ia melihat peserta kali ini mengaku banyak pengalaman modelling namun ketika menjalani syuting, terlihat banyak yang masih hijau. "Mereka perlahan berevolusi, ada yang cepat belajar, ada yang lambat, ada yang tidak mau mendengarkan dan merasa sudah mahir, ada juga yang latar belakang budayanya kuat sehingga jadi halangan," ujar Mike.
Saat ditanya mengapa industri model di Asia didominasi model Kaukasia dan apa yang ia lakukan untuk mengubah itu, ia menjawab bahwa kualitas model bule yang kebanyakan dari Brazil dan Rusia dipengaruhi pula dari betapa sulitnya kehidupan mereka, sehingga mereka akan melakukan apa saja untuk mendobrak. Melakukan yang terbaik dan tidak tanggung-tanggung dalam menampilkan elegansi dan kecantikan yang berbeda dari Asia itu sendiri bisa jadi pelajaran.
Adam Williams yang gesturnya centil 'ngondek' ala banci pun menambahkan bahwa model yang ia mentori harus tahu apa yang mereka mau. Jadi wanita Asia yang cantik boleh tapi bukan sekedar cantik. "Kamu harus tahu apa yang kamu mau, dan melakukan apapun untuk mendapatkannya dengan cara yang benar. "Banyak yang latihan ekspresi saat tidur tapi caranya salah, itu percuma," ujarnya.
(fer/fer)
Perawatan dan Kecantikan
Bibir Lembab dan Terlindungi dengan 3 Lip Balm SPF yang Wajib Ada di Tas Kamu!
Elektronik & Gadget
Lebaran Makin Seru dengan KiiP Wireless Y8 Bluetooth Portable Karaoke yang Bikin Suasana Bareng Keluarga Jadi Hidup!
Elektronik & Gadget
Saatnya Upgrade Smartwatch ke Favorit HUAWEI WATCH FIT 4 Pro yang Lebih Premium & Powerful!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Wajah Cerah dan Glowing di Hari Lebaran dengan Dua Serum Skintific Andalan!
Sinopsis 1911 Revolution di Bioskop Trans TV Hari Ini
Cher Diduga Sudah Menikah dengan Pacar Lebih Muda 40 Tahun
1 Litre of Tears Akan Difilmkan, Kontroversi Aktrisnya Kembali Diperbincangkan
Kai Trump Dikritik Belanja di Supermarket Mewah Saat Perang Iran Memanas
Gadis Tercantik di Dunia Dilamar, Siapa Pria yang Beruntung Itu?
Foto: Margot Robbie Pamer Rambut Bob Pendek di Paris Fashion Week
Sebut Suami Selamanya, Kenangan Manis Sheila Dara & Vidi Aldiano di FFI 2025
Gaya Prilly Latuconsina di Premier Film, Tampil Bold Bergaun Hitam Menerawang
7 Hampers Lebaran 2026 yang Unik dan Kekinian, Harga Mulai dari Rp 50 Ribu











































