Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Payudara Diangkat, Jolie Berharap Bisa Jadi Contoh Sesama Wanita

Eny Kartikawati - wolipop
Rabu, 15 Mei 2013 07:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta -

Keputusan mengejutkan dibuat aktris Angelina Jolie. Memiliki ibu yang meninggal karena kanker, Jolie memutuskan melakukan mastektomi atau pengangkatan pada dua payudaranya. Dia berharap keputusannya ini bisa menjadi contoh untuk sesama wanita yang juga berisiko besar terkena kanker.

Jolie mengungkapkan soal operasi yang telah dijalaninya itu pada New York Times. Dalam penjelasannya pada media tersebut, aktris 37 tahun itu mengatakan proses mastektomi ini dijalaninya sejak Februari lalu dan sudah selesai pada April 2013.

Dalam artikel berjudul My Health Choice, bintang film Tomb Raider itu menjelaskan alasan kenapa dirinya memutuskan mengangkat dua payudaranya. Alasan paling utama adalah karena ibunya pernah berjuang melawan kanker hingga meninggal di usia 56 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jolie sangat sadar kalau penyakit kanker payudara ini bisa menurun. Seperti dikutip dari BBC, satu dari lima wanita yang didiagnosa kanker payudara berisiko menurunkannya pada keluarganya.

Dengan menjalankan operasi pengangkatan payudara ini Jolie menurunkan risiko tersebut. Menurut sang aktris, berdasarkan keterangan dokter, dia awalnya 87% berisiko terkena kanker payudara dan 50% berisiko terkena kanker ovarium. Setelah operasi, risiko tersebut menurun menjadi kurang dari 5%.

"Aku memutuskan untuk proaktif dan meminimalisir risiko itu sebisa yang aku bisa," tulisnya.

Jolie sudah sejak lama menyadari kalau kenyataan mengangkat payudara ini sudah menjadi takdirnya. Prosedur operasi pengangkatan tersebut harus dijalaninya selama sembilan minggu yang kemudian dilanjutkan dengan pemasangan payudara implan.

"Ada banyak manfaat dari prosedur ini selama beberapa tahun terakhir dan hasilnya bisa sangat indah," tulisnya lagi dalam artikel di koran ternama AS tersebut.

Dengan menjalani operasi tersebut, Jolie merasa dia mengambil keputusan yang sangat berpengaruh. Dia berharap keputusannya itu membuat wanita yang juga berisiko terkena kanker paham kalau mereka punya pilihan.

"Aku ingin mendorong semua wanita, terutama jika kamu punya sejarah keluarga dengan kanker payudara atau ovarium untuk mencari informasi dan ahli kesehatan yang bisa membantu mu melalui salah satu aspek dalam kehidupan ini dan membuat dirimu mendapatkan informasi mengenai pilihan ini," ujarnya.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads