Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Belum Hamil, Apa yang Harus Dilakukan

wolipop
Rabu, 30 Mar 2011 13:16 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Dear Wolipop, kami pasutri sejak bulan April 2010. Namun sampai sekarang, saya belum ada tanda kehamilan. Siklus haid saya 28 hari dan sudah diperiksakan ke Dokter tetapi hasilnya tidak ada kelainan apapun. Apa yang harus kami lakukan. Terima kasih. (Nining)

Dear Nining, sebelumnya saya ucapkan selamat atas pernikahannya. Usia pernikahan Anda dan pasangan hampir memasuki 1 tahun, artinya setelah 1 tahun Anda dan pasangan dapat masuk dalam kategori infertilitas primer bila masih belum terjadinya kehamilan. Sebenarnya pada kasus infertilitas, maka yang harus diperiksa tidak hanya istri, suami juga harus diperiksa kualitas spermanya. Hal ini karena kedua pihak berperan yang sama besarnya untuk terjadinya kehamilan. Istri harus memiliki rahim dan sel telur yang sehat, sedangkan suami berperan menyediakan sperma yang baik kualitasnya. Kualitas sperma memiliki peran yang cukup penting, karena seringkali jumlahnya cukup namun gerakannya kurang baik atau sel spermanya tidak utuh lagi, sehingga tidak mampu untuk membuahi. Kualitas sperma ini seringkali terganggu penyebabnya selain karena kebiasaan merokok namun seringkali karena suhu di sekitar kantung kemaluan (skrotum) yang terlalu tinggi. Suhu yang terlalu tinggi ini misalnya seringkali bepergian dengan menggunakan sepeda motor, di mana dudukannya terpapar langsung oleh sinar matahari, ataupun kebiasaan menggunakan celana dalam atau celana berbahan dasar kain yang tebal sehingga menyebabkan suhu di sekitar kemaluan meningkat. Sudahkah Anda menghitung masa subur Anda, karena sebaiknya hubungan seksual dilakukan pada saat terjadinya ovulasi dengan tidak melakukan hubungan seksual 2-3 hari sebelumnya agar kualitas sperma lebih baik. Biasanya ovulasi terjadi 14 hari sebelum haid berikutnya dan disertai dengan keluarnya lendir vagina yang tidak putus saat diregangkan. Bila hubungan seksual telah dilakukan sesuai jadwal dan tidak ada masalah dengan kualitas sperma suami, dan belum terjadinya kehamilan juga, maka Anda harus menjalani berbagai pemeriksaan. Pemeriksaan yang Anda jalani seharusnya juga sangat banyak, mulai dari adakah kelainan di tingkat organ, misalnya saluran telur yang tersumbat, ataukah kondisi indung telur atau rahim mengalami masalah. Pemeriksaan lain yang perlu diperiksa adalah pemeriksaan kadar hormon, untuk mengetahui apakah tubuh Anda memiliki sistem pengaturan hormon yang baik. Sebaiknya Anda mengunjungi dokter kebidanan Anda, dokter tersebut yang akan menyarankan pemeriksaan apa lagi yang harus dilakukan oleh Anda dan suami, jika memang tidak ada masalah maka sebaiknya Anda dan suami bersabar dan terus berusaha (Dr. Vanda Mustika)
(Odi/Odi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads