Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Mouthwash Apa yang Cocok Untuk Kondisi Gigi Anda?

Advertorial - wolipop
Jumat, 29 Mei 2015 00:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta - Kebanyakan orang berpikir bahwa mouthwash dengan rasa pedas dan aroma mint-nya hanya berfungsi sebagai penghalau aroma nafas tak sedap atau penyegar mulut. Padahal, fungsi tersebut hanyalah salah satu dari banyaknya kebaikan mouthwash.Berdasarkan penelitian, mouthwash juga memiliki fungsi untuk menuntaskan masalah gigi dan mulut yang disebabkan oleh plak yang membandel.

Begitu banyak mouthwash yang tersedia di pasaran dengan varian rasa dan manfaat yang berbeda-beda. Bingung memilihnya sudah pasti. Apalagi jika Anda termasuk tipe konsumen cermat yang tidak ingin membuang budget belanja bulanan sia-sia untuk sebotol mouthwash yang tidak bekerja efektif sesuai kondisi kesehatan gigi dan mulut saat ini.

Tips dan triknya sederhana saja. Jika Anda ingin gigi dan mulut yang lebih bersih, pilihlah mouthwash dengan kandungan yang terbukti efektif, namun aman dalam penggunaan sehari-hari.Mouthwash jenis ini memangakan terasa pedas jika dipakai berkumur. Tetapi tenang saja, rasa pedas ini normal karena essential oil yang terkandung dalam anti septic sedang menembus lapisan plak dan membunuh kuman penyebab bau mulut. Rasa pedas hanya akan terasa mengagetkan di awal saja karena Anda belum terbiasa. Nantinya, jika Anda sudah rutin berkumur, rasa pedas ini akan terasa biasa saja.

Umumnya, mouthwash dengan anti septic juga dilengkapi dengan kandungan alkohol. Tujuan penggunaan alcohol adalah untuk mempercepat kinerja dari essential oil dalam melindungi gigi dan mulut, serta memberikan sensasi segar dan nafas yang lebih wangi.

Di samping mengandung minyak atsiri (essential oils), penambahan kandungan zinc dimaksudkan bagi Anda yang memerlukan perlindungan terhadap bakteri yang lebih. Bakteri pada permukaan gigi dapat dicegah oleh zinc yang bekerja sama dengan minyak atsiri (essential oils) tersebut. Kombinasi ini juga mampu menghambat akumulasi plak pada gigi.

Tetapi jika Anda memiliki perhatian khusus, seperti gigi yang rentan berlubang, pilihlah mouthwash dengan penambahan kandungan fluoride. Gigi memang merupakan bagian terkeras dari mulut, tetap ibukan berarti tidak dapat rusak dan berlubang. Kandungan fluoride dapat mengurangi proses kerusakan email gigi dan membantu membentuk lapisan pelindung gigi.

"Mouthwash itu jenisnya bermacam-macam, ada yang untuk terapi khusus dan ada yang hanya untuk perawatan harian.Untuk mouthwash perawatanharian, variannya pun beragam. Ada baiknya memilih yang sesuai dengan kondisi atau kebutuhan gigi dan mulut kita," ujar

Drg. Farichah Hanum,M.Kes, Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia.

Salah satu bukti mouthwash Anda bekerja efektif adalah seusai berkumur akan terasa sedikit kesat pada mulut. Ini karena lapisan plak yang bertekstur licin sudah lenyap dari permukaan gigi dan rongga mulut Anda.

Namun,jika menginginkan perlindungan yang lebih lengkap dan menyeluruh, mengapa tidak memilih mouthwash yang dapat mengatasi semua masalah itu? Pilihlah mouthwash yang aman dan efektif, seperti Listerine Multi Protect yang memberi 6 perlindungan lengkap bagi gigi dan mulut Anda. Dilengkapi dengan empat essential oil, zinc, dan fluoride, Listerine Multi Protect terbukti mampu melawan 99,9% kuman, mengurangi plak hingga 56%, mencegah terbentuknya karang gigi, mencegah gigi berlubang, memberikan nafas segar, serta menyehatkan gusi.



Klik di sini jika Anda ingin mencoba sampel gratis dari Listerine Multi Protect.

Agar lebih efektif, gunakan Listerine Multi Protect sesuai dengan anjuran pada kemasan. Berkumurlah sebanyak 20 ml dengan arah memutar selama 30 detik. Kemudian,muntahkan cairan mouthwash. Kini, Anda dapat merasakan mulut dan gigi yang lebih bersih dan terlindungi. Jangan lupa periksakan gigi Anda secara rutin kedokter gigi setiap 6 bulansekali.

TentangDokter



Drg. Farichah Hanum, M.Kes adalah pakar kesehatan gigi yang kini menjabat sebagai Ketua Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Ketua Umum PDGI Cabang Semarang. Selain mengajar sebagai dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Diponegoro (Semarang) dan Universitas Brawijaya (Malang), beliau juga mengabdikan dirinya di RS. Karyadi Semarang.

(Advertorial/Advertorial)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads