Naomi Osaka Protes Sikap Influencer yang Ganggu Pertandingan di US Open
Sebelum akhirnya tersingkir dalam babak perempatan final, Naomi Osaka sempat mengungkap protes terkait jalannya US Open. Petenis Jepang tersebut mengaku terganggu dengan sikap para influencer yang hadir dalam pertandingannya. Naomi bahkan meminta mereka untuk menghargai olahraga.
Dilansir The Sun, sekitar 100 influencer diundang untuk menghadiri US Open tahun ini. Dikatakan bahwa hal tersebut merupakan upaya penyelenggara turnamen untuk menjangkau audiens baru yang lebih muda.
Namun sayangnya usaha tersebut menimbulkan dilema untuk para pemain. Berbeda dengan jurnalis olahraga yang lebih fokus pada pertandingan dan para bintang lapangan, YouTuber dan selebgram disebut lebih memusatkan perhatian pada upaya membangun imej mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam arena, mereka cenderung lebih banyak mengunggah foto atau video tentang makanan, menikmati minuman populer Honey Deuce, memamerkan pemandangan dan fasilitas di area Flushing Meadows demi mendulang klik.
Hal tersebut mungkin tidak selalu menggangu tapi sejumlah influencer sempat ditegur karena mengganggu jalannya pertandingan saat Naomi Osaka memenangkan laga putaran pertama melawan petenis Rusia, Anastasia Zakharova, pada Senin lalu.
Dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 7-6, 7-6 di Stadion Arthur Ashe tersebut, permainan sempat dihentikan sejenak pada set kedua akibat ulah sekelompok influencer yang membuat kegaduhan dan menggunakan ring light. Video mengenai insiden ini jadi viral dan memicu perdebatan.
Tak sampai di situ, setelahnya terjadi gangguan lain saat Osaka memenangkan pertandingan putaran kedua melawan pemain asal Republik Ceko, Katerina Siniakova, yang merupakan mantan juara ganda putri US Open. Naomi menang dengan skor 6-2, 5-7, 6-1 saat menyadari saat wasit meminta penonton di arena utama untuk bersikap tertib.
"Tadi aku sempat ingin mengatakan, wasit meminta semua untuk tenang. Suasananya benar-benar lebih senyap daripada yang pernah aku dengar saat wasit meminta penonton untuk tenang.
"Sejujurnya, pada pertandingan pertamaku, aku tidak terlalu memperhatikannya. Biasanya aku hanya fokus pada pertandingan dan lapangan. Tapi ada momen ketika orang-orang berteriak-teriak dan sebagainya, dan suaranya terdengar cukup jelas. Aku rasa hal itu juga mengganggu lawan.
Naomi mengaku terganggu dengan suara para influencer. Tenis sendiri dikenal sebagai olahraga yang butuh ketenangan. "Mungkin itu yang kamu maksud. Tapi aku pernah mendengar orang bicara soal lampu atau hal-hal semacam itu. Aku sendiri tidak terlalu terganggu oleh lampu, karena jelas, saat melakukan servis, kamu pasti melihat ke arah matahari atau lampu penerangan malam. Masalah utamanya lebih pada kebisingan itu.
Ia berharap para penonton tenis bisa lebih mengerti etiket."Tentu saja, jika kamu datang ke sebuah acara olahraga, kamu harus menghormati olahraga tersebut. Dan menurutku, sudah sepantasnya orang mencari tahu tentang olahraga tersebut, terutama mengenai etiketnya.
"Secara keseluruhan, menurutku ada banyak hal positif. Kita tentu ingin orang-orang terus mengembangkan olahraga ini. Hanya saja, menurutku hal itu harus dilakukan dengan cara di mana semua orang memahami aturan dan etikanya," jelas Naomi.
(ami/ami)











































