Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kisah Buruh Pabrik yang Bangkit Jadi MUA, Kini Sukses Punya Salon Pengantin

Kiki Oktaviani - wolipop
Selasa, 29 Sep 2026 21:02 WIB
...
LOral Beauty for A Better Life
Program Beauty for A Better Life Foto: dok. L'Oreal Indonesia
Jakarta -

Kehilangan pekerjaan saat pandemi COVID-19 menjadi titik balik bagi seorang wanita yang sebelumnya bekerja selama sekitar 10 tahun menjadi buruh di pabrik sepatu. Dari kondisi tanpa pekerjaan, ia kemudian belajar makeup, menekuni profesi sebagai makeup artist (MUA), hingga akhirnya memiliki salon sendiri.

Wanita bernama Amsiyah atau yang akrab disapa Aam itu dan suaminya sama-sama kehilangan pekerjaan saat pandemi. Selama kurang lebih dua tahun, Aam tidak memiliki pekerjaan tetap. Di tengah kondisi tersebut, ia juga harus mengurus anaknya yang saat itu masih berusia delapan bulan.

Aam kemudian mendapat informasi mengenai Beauty For a Better Life (BFBL), program pelatihan tata rias gratis dari L'Oréal Indonesia. Ketertarikannya pada dunia kecantikan membuatnya memberanikan diri mencoba keterampilan baru tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

L'Oréal Beauty for A Better LifeAam di L'Oréal Beauty for A Better Life Foto: dok. L'Oreal Indonesia

"Waktu itu, aku ada informasi di sini ada BFBL. Pelatihannya gratis. Aku ingin mengembangkan (keterampilan) ya karena ingin mencoba jadi MUA. Bagus nih ada program ini, gratis lagi. Kalau pelatihan private kan mahal, ya," ujar Aam di acara L'Oréal Beauty for A Better Life di BFBL Training Center, Tangerang, baru-baru ini.

Mengikuti pelatihan selama sekitar dua bulan bukan tanpa tantangan. Mulai dari memikirkan biaya akomodasi hingga masih harus mengurus bayinya kala itu.

ADVERTISEMENT

"Mau belajar di sini, banyak rintangannya banget. Gak ada kendaraan, bener-bener buruk banget ya. Terus mencoba, 'Ah, semangat aja.' Pakai ojek karena gak punya kendaraan," kenangnya.

Meski menghadapi berbagai kendala, Aam tidak menyangka bahwa dia mendapatkan kesempatan untuk menjadi makeup artist, bahkan sebelum pelatihan tata riasanya selesai. Ia mendapat pekerjaan untuk merias pengantin.

"Sebelum lulus dari BFBL, aku sempat disewa langsung untuk merias pengantin. Nah, itu lebih kebingungan lagi. Aku gak punya modal (alat makeup) sama sekali," ujar Aam.

Meski sempat bingung, namun Aam menggunakan uang muka dari calon pengantin untuk membeli perlengkapan makeup yang dibutuhkan. Dari pekerjaan pertama itu, kepercayaan dirinya semakin tumbuh. Ia kemudian menyelesaikan pelatihan BFBL dan berhasil menjadi lulusan terbaik dalam ujian makeup pengantin.

Setelah lulus, Aam mulai menerima lebih banyak klien. Penghasilan yang didapat dari pekerjaan sebagai MUA tidak langsung dihabiskan, tetapi sebagian diputar kembali untuk mengembangkan usahanya.

Ia perlahan membeli perlengkapan makeup, mengumpulkan koleksi gaun pengantin, hingga mengembangkan layanan kecantikannya. Sekitar satu tahun kemudian, usaha Aam berkembang menjadi salon dan galeri yang menyediakan kebutuhan busana pengantin. Pelanggannya pun mulai datang dari luar Tangerang, termasuk Bandung dan Sukabumi.

Perjalanannya di dunia makeup juga membawanya mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan di Malaysia. Bagi Aam, keterampilan yang dimilikinya menjadi modal penting untuk membangun kehidupan baru setelah kehilangan pekerjaan.

"Kalau makeup sudah bagus, rezeki akan mengikuti kita," kata Aam.

Perjalanan Aam bahkan berlanjut setelah ia menjadi pengusaha. Pada 2022, ia dipercaya menjadi trainer BFBL Tangerang untuk melatih peserta baru. Ia juga memberikan kesempatan kepada sesama alumni untuk bekerja sebagai asistennya.

Kisah Aam menjadi salah satu perjalanan alumni program Beauty For a Better Life yang telah berjalan selama 12 tahun di Indonesia. Program tersebut memberikan pelatihan tata rias dan tata rambut secara gratis dan bersertifikat bagi perempuan dengan keterbatasan sosial dan ekonomi. Hingga kini, BFBL telah menjangkau sekitar 7.000 perempuan di berbagai wilayah Indonesia.

L'Oréal Beauty for A Better LifeMelanie Masriel, Chief of Corporate Affairs, Engagement & Sustainability L'Oréal Indonesia Foto: dok. L'Oreal Indonesia

Melanie Masriel, Chief of Corporate Affairs, Engagement & Sustainability L'Oréal Indonesia, mengatakan keterampilan kecantikan diharapkan dapat membuka lebih banyak pilihan bagi perempuan, termasuk dalam hal pekerjaan dan penghasilan.

"Kami percaya bahwa kecantikan memiliki kekuatan untuk mengubah hidup banyak orang menjadi lebih baik. Salah satunya adalah membekali perempuan yang tergolong kurang beruntung dengan beauty skill untuk mendorong kepercayaan diri, kemandirian, hingga potensi untuk berkontribusi secara ekonomi," ujar Melanie.

(kik/kik)
...
Hide Ads