Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Viral Verificator

Viral Kisah Inspiratif Anak Sopir & Guru Berhasil Masuk UGM Tanpa Ikut Bimbel

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Jumat, 21 Agu 2026 07:00 WIB
...
Kisah anak sopir dan guru yang masuk UGM tanpa bimbel.
Kisah anak sopir dan guru yang masuk UGM tanpa bimbel. Foto: Dok. Instagram @_ajengria.
Malang -

Mahasiswi baru Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mendadak jadi sorotan warganet. Pasalnya, mahasiswi ini menuliskan di papan jika bapaknya seorang sopir dan ibunya guru. Dan dia berhasil menembus perguruan tinggi negeri impian tanpa bergantung pada bimbingan belajar (bimbel) berbayar.

Momen membanggakan ini dibagikan oleh sang ibu melalui akun Instagram @_ajengria. Dalam unggahannya, terlihat potret Kiera di acara penutupan Pionir UGM sambil membawa papan tulisan bernada haru.

[Gambas:Instagram]

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ayah sopir, Ibu guru, tanpa bimbel, masuk UGM," demikian yang tertulis di papan yang dibawa mahasiswi baru UGM tersebut.

Unggahan tersebut langsung menyita perhatian netizen karena membuktikan keterbatasan latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi. Dalam unggahan tulisan dan foto di depan Fakultas Filsafat UGM, pengunggah video tersebut yaitu Ajeng Ria membagikan pesan mendalam tentang perjuangan dan keberanian dalam menggapai mimpi.

ADVERTISEMENT

"Siapapun bisa kok, gak harus nunggu jadi anak bupati. Mari kita usahakan hal-hal baik itu, bareng-bareng ya!" tulisnya.

Ajeng Ria menegaskan bahwa keputusan putrinya Kiera memilih Program Studi Ilmu Filsafat UGM merupakan buah dari keberanian untuk mencari, mempertanyakan, dan memahami kehidupan, sekaligus menjadi teladan nyata bagi kedua adiknya bahwa keterbatasan tak boleh mengecilkan impian.

Keberhasilan Kiera juga menjadi pengingat akan besarnya peran dan doa orang tua di balik layar. Bagi keluarga ini, keberanian bukanlah tentang tidak adanya rasa takut, melainkan keberanian untuk terus melangkah dan memperjuangkan kehidupan terbaik bagi anak-anak mereka. Unggahan tersebut langsung mendapatkan banjir komentar dari warganet.

"Berbahagialah Nak ...aku seorang Bapak yang juga guru seperti ibumu turut bahagia denganmu....kamu memiliki limpah kasih orang tua yang luar biasa Nak....pesan pusaka orang tuamu adalah mutiara untuk mu : hiduplah merdeka, rayakan kebebasan berpikir dan cintai kehidupan dan bagikan kepada orang lain apa yang tumbuh dalam diri kalian pengetahuan keberanian kasih dan kebaikan....ini intan nak patrilah di hatimu....sukses selalu ya 🔥❤️," ujar pengguna Instagram @estugurulugu.

"Anak dan orang tuanya keren semuaa.. 💙," puji akun @maulidarohmatul.

"Semangat ya❤️ semoga sukses dan lancar kuliahnya. Aamiin," timpal akun @ovaemi.


Konfirmasi Wolipop

Kisah anak sopir dan guru yang masuk UGM tanpa bimbel.Kisah anak sopir dan guru yang masuk UGM tanpa bimbel. Foto: Dok. Instagram @_ajengria.

Di balik foto viral yang menyentuh hati tersebut, Misye Qiera Prameswari atau yang akrab disapa Kie (19 tahun) mengungkapkan bahwa unggahan sang ibu sebenarnya menyimpan narasi yang jauh lebih mendalam. Lebih dari sekadar perayaan personal, potret tersebut merupakan bentuk kritik terbuka atas ketimpangan akses pendidikan di daerah asalnya, Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Qiera menceritakan bahwa Karangploso hingga kini tidak memiliki satu pun SMA Negeri, yang membuat anak-anak lokal kerap tersingkir dalam sistem zonasi. Puncaknya terjadi pada awal tahun 2026 saat ia beraudiensi dengan pimpinan daerah.

"Jujur, postingan itu bukan sekadar pamer atau cerita keberhasilan personal. Unggahan itu adalah bentuk sarkasme dan kritik terbuka saya kepada pemerintah lokal. Saat beraudiensi, bukannya mendapat solusi, saya justru katakan bahwa permasalahan bukan karena tidak adanya SMA Negeri, melainkan anak-anaknya yang malas. Bahkan Bupati membandingkan dengan anaknya sendiri yang fasilitasnya tentu jauh berbeda," ungkap mahasiswa baru Fakultas Filsafat UGM tersebut kepada Wolipop.

Pernyataan tersebut menjadi pelecut semangat bagi gadis lulusan SMAN 1 Batu ini. Saat itu juga, Qiera berjanji pada dirinya sendiri untuk membuktikan bahwa narasi tersebut keliru.

"Di dalam hati saya berjanji. Saya, anak Karangploso yang Beliau anggap malas dan tidak punya privilege kekuasaan, akan membuktikan bahwa kami mampu menembus UGM. Postingan itu adalah pembuktian atas janji tersebut," tegas Qiera.


Strategi Belajar Tanpa Bimbel dan Perjuangan Ekstra

Kisah anak sopir dan guru yang masuk UGM tanpa bimbel.Kisah anak sopir dan guru yang masuk UGM tanpa bimbel. Foto: Dok. Instagram @_ajengria.


Keberhasilan Kie menembus UGM melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) bukanlah kebetulan instan. Sejak usia 10 tahun, ia telah ditanamkan kedisiplinan oleh orang tuanya yang berprofesi sebagai sopir sekaligus penyedia jasa travel dan guru PAUD.

Perjuangannya dipenuhi kerja keras melintasi batas fisik dan akademis. Selama masa sekolah, Qiera harus menempuh perjalanan angkutan umum selama satu jam setiap hari, mengorbankan waktu bersosialisasi, hingga berhasil menyabet medali emas di ajang robotik internasional (ICIA) saat SMP. Bahkan di jenjang SMA, ia rela menolak tawaran bimbingan belajar berbiaya puluhan juta Rupiah.

"Saat orang tua menawarkan les bimbel seharga puluhan juta, saya menolak keras. Saya tidak mau meremehkan kemampuan diri sendiri dan membuang uang orang tua. Saya belajar mandiri maraton setiap malam," kata remaja yang juga aktif mengajar bahasa Inggris dan menjadi event leader di GoodVillage project ini.

Kedisiplinan itu membuahkan hasil manis. Kie berhasil meraih peringkat ke-3 nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) terbaik se-Kota Batu dan mengamankan kursi di jurusan pimpinannya, Filsafat UGM.

"Saya tidak akan memberikan optimisme toksik seperti 'asal berusaha pasti bisa'. Hidup tidak semudah itu, terutama bagi kita yang tidak lahir dari keluarga ber-privilege. Namun pesan saya: Jangan pernah takut untuk bermimpi setinggi-tingginya. Mau kamu anak petani, anak sopir, atau anak dari desa manapun, kamu berhak punya mimpi besar," tutupnya.

(gaf/eny)
...
Hide Ads