Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kisah Aktor China Kena 'Lay-Off' karena AI, Dulu Terkenal Kini Jadi Petani

Rahmi Anjani - wolipop
Jumat, 08 Mei 2026 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Zhang Xiaolei
Foto: Weibo
Jakarta -

Kecanggihan AI mulai berdampak pada berbagai profesi, tak terkecuali aktor. Seorang pemain drama China bernama Zhang Xiaolei mengaku tersingkir karena teknologi tersebut padahal dirinya dulu bisa dibilang cukup terkenal. Setelah bermain di lebih dari 200 drama pendek, Zhang harus mencari pekerjaan lain.

Zhang Xiaolei sempat dikenal karena perannya sebagai bos dominan dalam berbagai konten. Tapi belakangan ia lebih banyak menganggur karena AI. Sejak bulan Maret, pria 28 tahun itu pun mulai bekerja di pertanian di provinsi Qinghai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dilansir Red Star News, Zhang Xiaolei adalah aktor yang awalnya dikenal karena keterampilan menari. Zhang kemudian diperkenalkan oleh teman kepada kru film miniseri pada akhir 2023. Sejak saat itu, ia menjadi wajah yang familiar bagi para penonton drama pendek China.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Zhang XiaoleiZhang Xiaolei Foto: Weibo


Dari 200 produksi yang dibintangi Zhang, 70 persen diisi dengan peran 'presiden otoriter' atau ba zong dalam bahasa Mandarin. Istilah ini menggambarkan karakter pria dalam fiksi romantis yang mana ia seorang pengontrol dominan tapi hanya menunjukkan kelembutan kepada kekasihnya. Ba Zong termasuk di antara beberapa tema populer dalam dracin pendek.

ADVERTISEMENT

Zhang mengatakan dia menyaksikan masa keemasan perkembangan industri miniseri. Selama periode tersibuk, dia harus bekerja terus menerus selama tiga hari tanpa istirahat. Namun, sejak tahun ini, Zhang hanya menerima satu kesempatan berakting, dengan jumlah bayaran yang ditawarkan hanya setengah dari tahun lalu. Sektor drama pendek disebut telah mengalami transformasi karena teknologi AI yang menciptakan karakter virtual, mengurangi peran manusia sungguhan.

Namun untungnya pada awal Maret, Zhang menginvestasikan 400.000 yuan (Rp 1 miliaran) di perkebunan cabai di Haidong, Qinghai. Ia memilih menanam cabai karena orang tuanya telah menjadi petani cabai selama beberapa dekade dan ia sudah banyak belajar tentang bisnis tersebut.

Zhang XiaoleiZhang Xiaolei Foto: Weibo


"Pekerjaan penuh waktuku adalah menanam cabai dan menjualnya di jalanan. Jika ada kesempatan berakting, aku akan melakukannya. Jika tidak, aku hanya akan menjadi petani. Aku menampar orang saat berakting, tetapi aku ditampar oleh kenyataan," katanya di media sosial.

"Dalam drama, aku memiliki banyak uang. Tetapi dalam kenyataan, aku akan kesal jika pelanggan lupa membayar saya 10 yuan (Rp 25 ribuan)."

Zhang kini menjual hasil panennya di pasar pedesaan dan mematok harga 4 yuan (Rp 10 ribuan) untuk setiap kilogram tanaman tersebut. Meski tidak seperti yang dibayangkan, ia kini mensyukuri apa yang ada. "Hidup penuh dengan suka dan duka. Aku masih percaya bahwa pada akhirnya aku dapat mengatasi kesulitan-kesulitan ini," pungkasnya.

Zhang XiaoleiZhang Xiaolei Foto: Weibo
(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads