Kisah Pria Di-bully di Sekolah Hingga Tempat Kerja, Kini Didekati Banyak Wanita
Transformasi seorang pria bernama Masaya Imamura bikin takjub media sosial. Kini terlihat tampan dengan tubuh kekar, siapa sangka dulu ia sering di-bully karena penampilan. Masaya yang berasal dari Jepang bahkan sering dijuluki babon babi di bangku sekolah. Tapi yang membuatnya bertekad untuk berubah adalah perlakuan tidak menyenangkan di tempat kerja.
Masaya Imamura pernah diejek karena matanya yang kecil, hidungnya yang pesek, dan kulitnya yang kusam. Selama masa sekolahnya, ia sering merasa tidak terlihat atau tidak dianggap di antara teman-temannya.
Masaya Imamura Foto: Instagram |
Saat tumbuh dewasa dan memasuki dunia kerja, Masaya sempat berpikir bisa meninggalkan pengalaman-pengalaman pahitnya. Sayangnya perlakuan tidak menyenangkan malah lebih keras. Meski dirinya pekerja yang rajin, pria 33 tahun itu sering menerima keluhan dari klien karena penampilannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah bertahun-tahun menghadapi diskriminasi dan ejekan, Masaya menjadi sangat frustrasi dan bertekad untuk mengubah hidupnya. Ia kemudian berlatih di gym selagi mengabaikan ejekan dari orang-orang di sekitarnya sampai akhirnya sukses membangun fisik yang kuat dan berotot.
Setelah mencapai bentuk tubuh ideal, Masaya mengalihkan fokusnya ke penampilan wajah. Pria asal Kobe itu secara terbuka mengakui telah menjalani berbagai tindakan kosmetik yang didokumentasikan di media sosial. Prosedur yang telah dilakukannya, antara lain operasi kelopak mata ganda, rhinoplasti, sedot lemak rahang, dan berbagai perawatan kulit. Tak heran jika Masaya terlihat bak beda orang.
Masaya Imamura Foto: Instagram |
Masaya menghabiskan total sekitar 1 juta yen (Rp 105 jutaan) untuk transformasinya. Setelah itu, Kehidupannya berubah drastis. Tak hanya jadi tampan, ia mulai menerima lebih banyak perhatian dari wanita dan bahkan didekati oleh orang asing. Di tempat kerja, ia tidak lagi dikritik, malah dipuji oleh klien karena fokus dan pesonanya. Bahkan pria itu mendapatkan julukan 'idola Kobe'.
Kesempatan itu pun dimanfaatkannya untuk mengembangkan usaha. Kini ia memiliki klinik perawatan kulit, menggunakan pengalaman pribadinya untuk membantu orang lain. Baginya, manfaat terbesar dari memperbaiki penampilannya adalah kepercayaan diri dan kepuasan batin.
"Apakah seseorang dapat memperlakukan orang lain dengan baik bergantung pada seberapa aman perasaan mereka di dalam. Ketika kamu merasa puas di dalam, kamu secara alami menjadi lebih tenang," ujarnya dilansir 8days.
(ami/ami)














































