Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Arti Status Open To Work yang Bikin Prilly Latuconsina Ramai Dinyinyir

Vina Oktiani - wolipop
Rabu, 04 Feb 2026 15:30 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Prilly Latuconsina Minta Maaf usai Dapat Kritik Pedas & Dianggap Tone Deaf soal Open to Work
Foto: Instagram @prillylatuconsina96
Jakarta -

Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil dan banyak orang masih kesulitan mencari kerja, istilah Open to Work mendadak jadi perbincangan. Bukan karena lowongan baru, melainkan karena aktris Prilly Latuconsina ikut mengaktifkan fitur tersebut di LinkedIn miliknya. Keputusan itu justru memicu pro dan kontra hingga membuatnya ramai dinyinyir warganet.

Fitur tersebut dinyalakan Prilly usai ia mengundurkan diri dari rumah produksi Sinemaku Pictures. Setelahnya ia juga sempat mengungkapkan mendapat tawaran pekerjaan hingga 32 ribu. Baru-baru ini ia mengatakan akan mulai bekerja sebagai offline sales salah satu merek pasta gigi di Summarecon Mall Bekasi pada 30 Januari.

Banyak netizen yang kemudian menduga bahwa status Open To Work Prilly itu hanya sekedar gimik dan menilai langkahnya kurang sensitif. Bahkan karena hal itu, Prilly dinyinyir sebagai ratu gimik dan cewek pick me.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melihat reaksi yang semakin meluas, Prilly akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka lewat media sosial. Ia mengaku memahami jika tindakannya menimbulkan salah paham dan membuat sebagian orang kecewa. Menurutnya, sama sekali tidak ada niat untuk pamer atau mengambil kesempatan orang lain.

Prilly menjelaskan bahwa ia mengaktifkan fitur tersebut bukan untuk melamar pekerjaan biasa, melainkan untuk membuka peluang kolaborasi lintas industri dan mencoba hal-hal baru di luar bidang yang selama ini ia geluti. Baginya, fitur itu adalah cara memperluas jaringan profesional dan belajar, bukan tanda sedang kesulitan kerja.

ADVERTISEMENT

Lantas sebenarnya apa arti Open to Work?

Open to Work adalah fitur di LinkedIn yang menandakan seseorang sedang terbuka terhadap peluang kerja baru. Pengguna bisa memberi sinyal ke perekrut bahwa mereka siap menerima tawaran, baik pekerjaan tetap, proyek, freelance, maupun kolaborasi.

Fitur ini muncul sejak 2020 dan dirancang untuk membantu pencari kerja agar lebih mudah ditemukan oleh recruiter. Saat diaktifkan, profil pengguna akan lebih sering muncul dalam pencarian perusahaan atau HR.

(vio/vio)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads