Kucing Ragdoll: Asal Mula, Karakteristik dan Cara Perawatan
Ada banyak jenis kucing ras yang begitu menggemaskan. Salah satunya adalah ragdoll yang terkenal lembut, penuh kasih sayang dan pendiam.
Kucing jenis ini kurang suka main di luar dan suka berinteraksi dengan manusia, sehingga sangat cocok menjadi binatang peliharaan di rumah. Bagaimana ciri fisik kucing ragdoll yang menggemaskan ini?
Asal Mula Ras Ragdoll
Ras kucing ragdoll dikembangkan di California pada tahun 1960-an. Mengutip buku Panduan Lengkap Kucing oleh Muhammad A. Suwed dan Rodame M. Napitupulu, ras ragdoll merupakan perkawinan silang antara tiga kucing bernama Blackie, Josephine dan Daddy Warkbucks. Persilangan ini dilakukan oleh seorang pembiak kucing di Persia, Ann Baker.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kucing jantan Blackie memiliki ciri fisik seperti persia hitam yang dihasilkan dari induk berwarna putih bernama Josephine. Kucing Josephine mempunyai fisik seperti anggora dengan panjang bulu medium. Sementara, Daddy Warbucks adalah kucing jantan lainnya.
Sebuah organisasi khusus penggemar ragdoll pun dibangun Ann Baker sejak tahun 1971. Kemudian, didirikan pula organisasi Ragdoll Fanciers Club International (RFCI). Tujuannya yaitu menyebarluaskan ras ini dan membuat aturan dan panduan bagi para pembiak ragdoll.
Karakteristik Ragdoll
Ragdoll merupakan kucing berbulu halus yang menyenangkan. Mengutip The Spruce Pets, buku Panduan Lengkap Kucing dan buku Hewan Peliharaan: Kucingku oleh Erinda Wibianti Agustin, berikut beberapa karakteristik dari kucing ragdoll
- Kepala kucing betina lebih besar dari ukuran jantan
- Hidungnya berukuran medium, lebar di bagian dasar dan melingkar
- Matanya lebar, berbentuk bulat dan berwarna biru
- Bulunya tebal dan panjang, mengkilap, menutupi seluruh badan dan tidak kusut
- Warna bulunya coklat, merah, biru, abu-abu, lilac dan krem
- Badannya berikran besar dengan tulang yang cukup berat. Berat kucing jantang 6,8-9 kg sementara kucing betina 4-5,4 kg.
- Cakarnya besar, bulat dan kokoh. Lima jari di kaki depan dan empat jari di kaki belakang
- Memiliki panggul yang besar
- Lembut dan mudah disayangi
- Pendiam
- Suka bermain.
Cara Merawat Ragdoll
Jika kamu tertarik memiliki ragdoll, perhatikan cara merawat kucing ini dengan baik. Berikut di antaranya:
1. Sisir Dua Kali Seminggu
Ragdoll mempunyai bulu tunggal halus. Jumlah kerontokan dan produksi bulunya rendah dibandingkan dengan ras lain yang memiliki lapisan bulu lebih tebal.
Sehingga, kucing ini hanya perlu disisir setidaknya dua kali seminggu agar tidak kusut. Pemilik disarankan untuk memiliki dua sisir logam, yang kecil dan besar.
2. Lakukan Perawatan Sejak Masa Kanak-kanak
Mengutip PetMd, Ketua TICA Ragdoll Brees Committee Amy Stadter menyarankan untuk memulai dan terus melakukan perawatan sejak kecil. Ragdoll yang rutin dipotong kukunya, dimandikan dan dibersihkan telinganya sejak kecil bisa menerima rutinitas perawatan dengan baik. Jika tidak, kucing ragdoll bisa merasa perawatan adalah sesuatu yang menakutkan.
3. Bermain Bersama
Ragdoll juga merupakan kucing sosial yang cukup energik. Mereka suka bermain menggunakan tongkat atau mainan kucing lainnya, terutama jika ada manusia yang ikut serta.
Jadi, jangan biarkan kucing ragdoll bermain sendiri. Hal tersebut juga akan membantu kucing menghindari masalah perilaku akibat kebosanan dan membangun ikatan dengan pemiliknya.
4. Perhatikan Makanan yang Diberikan
Ragdoll lebih rentan terhadap alergi makanan dibandingkan ras lain. Jadi, penting untuk mengetahui makanan apa yang cocok diberikan kepada kucingmu. Jika perlu, tanya dokter hewan tentang kemungkinan alergi.
5. Ukur Makanan Sesuai Perkembangannya
Mengutip Petmd, ragdoll suka makan banyak dan rentan mengalami penambahan berat badan. Jadi, ukur jumlah makanan sesuai dengan tahap perkembangannya (anak kucing atau dewasa) setiap kali dia makan. Perhitungkan juga camilan yang sesuai dengan asupan kalori hariannya.
6. Perhatikan Tanda-tanda Infeksi Telinga
Pemilik kucing perlu mengetahui tanda-tanda infeksi telinga, misalnya kepala gemetar dan telinga keluar cairan. Jika melihat gejala ini, segera periksakan ragdoll ke dokter.
Itulah artikel mengenai kucing ragdoll yang ramah, cantik dan cocok untuk dipelihara di rumah. Kamu tertarik untuk memelihara kucing menggemaskan ini?
(elk/row)
Kesehatan
Jangan Tunggu Darurat! First Aid Kit Wajib Ada di Rumah, Mobil, dan saat Traveling
Hobi dan Mainan
Lengkapi Hampers Imlek 2026 dengan 4 Hangtag Imlek Cantik dengan Desain Menarik yang Bikin Hampers Terlihat Berkelas!
Pakaian Pria
Satu Busana, Dua Gaya, Inilah Cheongsam Pria Semi Sutera untuk Momen Spesial Imlek 2026!
Perawatan dan Kecantikan
Full Make Up di Hari Imlek? Jangan Sampai Salah Bersihin Make Up Biar Nggak Muncul Jerawat
Jadi Agen BRILink, Wanita di Papua Bantu Dukung Perekonomian Desa
6 Warna Baju yang Bikin Kamu Kelihatan Kurang Percaya Diri Menurut Psikologi
Arti Status Open To Work yang Bikin Prilly Latuconsina Ramai Dinyinyir
Prilly Latuconsina Cari Kerja Lewat LinkedIn, Ingin Coba Jadi Sales
Kerja Berlebihan Tak Kenal Libur, Pria Ini Berakhir Kehilangan Nyawa
Transformasi Anak Nicole Richie, Ganti Identitas di Usia 18
Pangeran William & Kate Middleton Buka Suara Soal Dokumen Epstein
Ibu Presenter Savannah Guthrie Diculik, Polisi Selidiki Pesan Misterius
7 Rekomendasi Lipstik Waterproof yang Tahan Lama











































