Beda dengan Sibuk, Ini Ciri-ciri Orang yang Produktif Saat Kerja
Harus melakukan banyak pekerjaan mungkin bikin kamu jadi sibuk. Tapi sibuk tidak selalu berarti produktif. Kamu bisa saja butuh waktu seharian mengerjakan tugas yang sebenarnya dapat diselesaikan hanya beberapa jam. Kalau belum tahu beda keduanya dan sering merasa terlalu sibuk di keseharian, berikut ciri-ciri orang produktif sekaligus cara mencapainya.
Pandai Mengelola Waktu
Salah satu cara dan ciri dari orang produktif adalah bisa mengelola waktu. Ketika tahu sedang banyak pekerjaan, kamu dapat mengaturnya dengan baik sehingga selesai tepat waktu. Coach Umar Al Faruqi yang dikenal lewat akun @pembelajarproduktif pun menyarankan agar kamu tidak boros waktu, dengan membuat to do list atau memasang alarm.
"Upayakan benahi cara kita mengelola waktu agar bisa mengerjakan lebih banyak daripada yang lain dalam waktu sama atau lebih sedikit. Ketika kita boros waktu, kita malah jadi menghabiskan waktu untuk hal-hal yang konsumtif atau kurang penting. Boleh-boleh melakukan hal lain asal di-planning, diberi jatah waktu," katanya dalam Kulwap Wolipop #VersiTerbaikmu "Ubah Sibuk Jadi Produktif, Cara Jitu untuk Sukses".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bisa Memanajemen Energi
Sayangnya mengelola waktu saja kadang tidak cukup untuk membuat kita jadi produktif. Orang yang sudah berusaha mengatur waktu dengan baik belum tentu dapat mengerjakan tugasnya secara efektif saat tidak dapat memanajemen energi. "Misalnya kita menjelang sore sudah lelah atau bosan sehingga berhenti bekerja. Karena itu, penting untuk mengelola energi. Energi dibagi menjadi empat, yakni raga (fisik), rasio (psikologi), rasa (hati), dan religi (jiwa)," ujar Umar.
Fokus Saat Kerja
Ketika kamu sudah bisa membuat jadwal, punya energi, tapi sering terganggu dengan berbagai distraksi, kamu belum bisa dibilang produktif. Karenanya, trainer dan founder @akademiproduktif tersebut menyarankan agar kita berusaha menghilangkan distraksi eksternal, bisa dari media sosial atau orang-orang sekitar.
"Bagaimana kita bisa menjadi orang yang anti distraksi sampai mencapai flow state. Flow state ditandai kehilangan sense of time atau waktu tidak terasa berlalu," tutur Umar dalam materinya.
Punya Gols dan Life Purpose
Cara lain yang bisa kamu lakukan adalah mencegah burnout yang bisa menurunkan produktivitas secara drastis. Hal itu bisa dihindari dengan memiliki tujuan hidup atau alasan kuat dalam bekerja, belajar, atau mengejar sesuatu. Ketika kamu memiliki life purpose dan goal, sesuatu mungkin akan terasa melelahkan secara fisik tapi tidak secara mental dan emosional.
"Life purpose adalah alasan dari apa yang kita lakukan, jadi kalau kamu merasa apa yang kamu lakukan nggak bermakna, coba pikirkan ulang. Bukan harus langsung sesuatu yang besar tapi pastikan kamu bahagia dengan pekerjaan dan hidup. Biasanya pekerjaan yang bermakna memiliki passion dan impact. Kalau tidak bermanfaat untuk orang lain biasanya kita tidak merasa bermakna," kata Coach Umar.
(ami/ami)
Olahraga
Dunlop ATP Viper Dry Overgrip, Solusi Genggaman Raket Stabil & Anti Slip
Home & Living
LG NanoCell 43 Inch, Smart TV 4K dengan AI untuk Semua Kebutuhan
Health & Beauty
Skintific Instant Glowing Serum Spray, Solusi Kulit Cerah dalam 3 Detik
Olahraga
NIKE Vapor Pro 3, Sepatu Tenis Ringan untuk Pemain Agresif
Merekam Jejak Organisasi Perempuan Tertua Indonesia, Target Diakui UNESCO
Kisah Pengemis Bikin Geram, Punya 3 Rumah Bahkan Buka Usaha Pinjaman
Daftar 10 Pekerjaan Terancam AI dan yang Diprediksi Tetap Aman
Kris Jenner Dijuluki 'Ratu Janda' di China, Jadi Simbol Keberuntungan Gen Z
50 Kata-kata Motivasi Kerja Singkat agar Lebih Semangat Usai Libur Lebaran
Potret Pernikahan Keturunan Konfusius ke-46 dengan Sosialita yang Jadi Sorotan
Zendaya Ungkap Momen 'Sweet' Saat Tahu Tom Holand adalah 'The One'
Beda Kepribadian Aries Maret dan Aries April, Ternyata Karakternya Tak Sama
Sinopsis The Book of Eli, Hadir di Bioskop Trans TV Hari Ini











































