ADVERTISEMENT

Sama-sama Pemimpin Wanita, Ini Petuah Ratu Elizabeth II untuk Jacinda Arden

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 19 Sep 2022 12:04 WIB
LONDON, ENGLAND - APRIL 19:  Prime Minister of New Zealand Jacinda Ardern and her partner Clarke Gayford are greeted by Queen Elizabeth II during a private audience at Buckingham Palace on April 19, 2018, in London, England.  (Photo by Dominic Lipinski-WPA Pool/Getty Images) Foto: Getty Images/WPA Pool
Jakarta -

Jacinda Ardern adalah salah satu pemimpin dunia yang ikut berduka atas kepergian Ratu Elizabeth II. Keduanya pun sudah beberapa kali bertemu, termasuk ketika pemimpin Selandia Baru itu berkunjung ke istananya di Inggris. Tak hanya bertegur sapa atau membahas hubungan kedua negara, Jacinda pun memanfaat kesempatan itu untuk meminta saran sebagai pemimpin wanita.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengenang pertemuannya dengan Ratu Elizabeth yang meninggal di usia 96 tahun. Jacinda bertemu dengan mendiang pada 2018 ketika sedang mengandung. Saat itu, ia pun meminta petuah bagaimana caranya menjadi ibu sekaligus pemimpin negara.

"Salah satu yang ada di pikiranku saat itu selain menjadi perdana menteri baru adalah bagaimana caranya menjadi perdana menteri sekaligus ibu. Aku bertanya padanya, 'Bagaimana kamu bisa melakukan itu?'" kata Jacinda dalam BBC Sunday with Laura Kuenssberg beberapa waktu lalu.

LONDON, ENGLAND - APRIL 19:  Prime Minister of New Zealand Jacinda Ardern and her partner Clarke Gayford are greeted by Queen Elizabeth II during a private audience at Buckingham Palace on April 19, 2018, in London, England.  (Photo by Dominic Lipinski-WPA Pool/Getty Images)LONDON, ENGLAND - APRIL 19: Prime Minister of New Zealand Jacinda Ardern and her partner Clarke Gayford are greeted by Queen Elizabeth II during a private audience at Buckingham Palace on April 19, 2018, in London, England. (Photo by Dominic Lipinski-WPA Pool/Getty Images) Foto: Getty Images/WPA Pool

Ratu Elizabeth II memiliki empat anak. Dua anaknya, Pangeran Charles dan Putri Anne dilahirkan sebelum ia diangkat jadi ratu pada 1952. Ia kemudian melahirkan Pangeran Andrew dan Edward setelah menjabat.

Jacinda berpikir bahwa ibu dari Raja Charles III tersebut memiliki cara tersendiri untuk menyeimbangkan antara peran ibu dan pemimpin. Tapi ternyata sang ratu hanya menjalankan tugasnya tanpa banyak berpikir. "Well, you just get on with it," kata Ratu Elizabeth II.

Meski sederhana, Jacinda menganggapnya sebagai petuah yang nyata. "Dan itu adalah saran paling nyata yang aku bisa minta. Kamu lakukan saja tugasmu, kamu terima saja apa yang datang setiap hari. Dan Ratu melakukan itu," ujarnya.

Wanita 42 tahun yang sering menjadi sorotan karena gaya kepemimpinannya itu pun mengungkapkan rasa hormatnya pada Ratu Elizabeth II. "Tapi aku menghormati dia karena aku merasakan sekarang apa yang dibutuhkan untuk menjadi ibu dan seorang pemimpin dan dia melakukannya lebih dari aku," kata Jacinda.

(ami/ami)