ADVERTISEMENT

Kisah TKW Digaji Rp 60 Juta di Amerika, Awalnya Tak Bisa Bahasa Inggris

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 31 Jul 2022 07:00 WIB
Misiyah Rani Foto: Dok. YouTube VoA Indonesia
Jakarta -

Banyak orang mengadu nasib ke luar negeri demi mencari penghidupan. Tak hanya ke Arab Saudi atau daerah Asia, beberapa juga bekerja di Amerika Serikat untuk menghasilkan uang. Seorang wanita bernama Misiyah Rani sudah bekerja sebagai asisten rumah tangga selama 21 tahun di Maryland. Ia pun membagikan kisah dan gajinya yang terbilang fantastis.

Wanita yang akrab disapa May tersebut membagikan kesehariannya sebagai ART di rumah keluarga dr Gary dan istrinya Gabbie. Di sana, ia membantu melakukan pekerjaan rumah tangga selagi ikut merawat anak-anak mereka. Tak disangka jika May datang ke sana tanpa bisa Bahasa Inggris sama sekali.

Misiyah RaniMisiyah Rani Foto: Dok. YouTube VoA Indonesia

"Waktu itu saya belum sama sekali ngomong Inggris cuma bisa yes or no tapi pakai isyarat jadi bosku (menunjukkan) 'do this, do this', understand sedikit," ujarnya dilansir VOA Indonesia.

Meski beigtu, untungnya majikan May mau menerima wanita itu apa adanya. "Dia sangat pemalu, aku ingat dia hanya tahu sedikit Bahasa Inggris tapi dia punya senyum yang sangat cantik tapi sangat diam dan aku pikir aku akan coba karena aku tahu orang Indonesia sangat ramah dan baik jadi coba saja," kata Debbie.

Misiyah RaniMisiyah Rani Foto: Dok. YouTube VoA Indonesia

May ternyata cocok bekerja dengan keluarga May hingga sulit untuk meninggalkan mereka dan kembali ke Indonesia. Dikatakan jika Gary, Debbie, dan anak mereka Michael memperlakukannya seperti keluarga. Michael bahkan menganggap May seperti ibu kedua sekaligus sahabat.

"Di situ aku bersyukur saya kerja di Arab 10 tahun is so bad, nggak ada baiknya orang (majikannya), di sini kok saya menemukan dr Gary. Aku makanya nggak mau ninggalin," tuturnya.

Misiyah RaniMisiyah Rani Foto: Dok. YouTube VoA Indonesia

Di keluarga dr Gary, May biasanya bekerja lima hari dalam seminggu. Dalam sebulan ia mengaku bisa mengantongi Rp 50-60 juta. Kebanyakan gajinya pun dikirim ke Indonesia untuk keluarga.

"Kerja demi keluarga di Indonesia, memperbaiki ekonomi, memperbaiki kehidupan saudara-saudara, nggak cuma orang tua tapi juga keponakan, adik, semuanya sudah pernah saya bantu," kata May.

[Gambas:Youtube]



(ami/ami)