Kisah Wanita Sering Dilecehkan Saat Kerja, 36 Tahun Nyamar Jadi Pria Demi Anak

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 16 Mei 2022 18:31 WIB
Petchiammal Foto: Getty Images/iStockphoto/Suphansa Subruayying
Jakarta -

Pelecehan seksual masih menjadi salah satu penghalang wanita untuk bebas bekerja dan mengembangkan kariernya. Seorang wanita bernama Petchiammal di India bahkan sampai menyamar jadi pria agar bisa mencari uang dengan tenang. Hal itu dilakukannya demi sang anak setelah suaminya tiba-tiba meninggal dunia.

Kisah Petchiammal menjadi bukti bagaimana wanita dari seluruh dunia belum sepenuh aman dalam bekerja bahkan beraktivitas. Pechiammal mengaku harus menyamar jadi pria agar terbebas dari pelecehan seksual dan bisa mencari uang untuk makan. Hal tersebut dilakukan wanita asal Thoothukudi, selama 36 tahun sampai mengganti identitas jenis kelamin di kartu identitasnya.

"Aku kehilangan suami, Siva, 15 hari setelah pernikahan. Aku baru berusia 20 tahun ketika itu lalu aku melahirkan Shanmugasundari. Aku memutuskan untuk tidak menikah lagi tapi membesarkan anakku sendiri ternyata sulit. Aku bekerja di sebuah konstruksi bangunan, hotel, dan gerai teh. Tapi aku mendapatkan pelecehan di tempat-tempat itu," katanya dilansir New Indian Express.

PetchiammalPetchiammal Foto: Dok. The New Indian Express

Harus tetap mencari penghasilan meski menghadapi pelecehan, Pachiammal akhirnya memutuskan untuk mengubah identitasnya. Dikatakan jika ia pergi ke Kuil Tiruchendur Murugan lalu berganti pakaian dengan kemeja dan lungi atau sarung, dan menyebut dirinya sebagai Muthu.

"Kami sudah tinggal di Kattunayakkanpatti selama 20 tahun. Hanya saudara-saudata dekat di kampung dan anakku yang tahu bahwa aku wanita," ungkpanya.

Meski sempat berencana untuk tidak menikah lagi, kini Petchiammal sudah bertemu seseorang yang bisa menjadi pendampingnya. Tapi karena sudah lama menyamar jadi pria, wanita 57 tahun tersebut terlanjur nyaman dan belum siap untuk kembali tampil feminin.

"Identitas ini tujuannya untuk memastikan hidup yang aman untuk anakku. Aku akan menjadi Muthu sampai aku meninggal," kata wanita yang tercatat sebagai pria di kartu identitas itu.

Sayangnya penyamaran Petchiammal sebagai pria juga berdampak tidak menyenangkan. Ia mengaku tubuhnya kelelahan karena bekerja kasar dan tidak bisa meminta bantuan keuangan sebagai janda. "Aku tidak punya rumah atau tabungan. Aku tidak bisa membuat sertifikat janda juga. Karena aku terlalu tua untuk bekerja, aku meminta pemerintah untuk bantuan keuangan," ungkapnya.

(ami/ami)