ADVERTISEMENT

Wanita Dicap Tak Profesional Pakai Crop Top untuk Interview, Begini Endingnya

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 28 Jan 2022 14:15 WIB
Interview Kerja Pakai Crop Top Foto: TikTok
Jakarta -

Saat interview kerja umumnya seorang pelamar akan mempersiapkan diri sebaik mungkin, termasuk dengan pakai busana rapi. Karena itu, seorang wanita dicap tidak profesional ketika menampilkan pakaiannya yang seksi saat menemui calon manager. Busananya dianggap tidak pantas karena menggunakan crop top.

Seorang wanita bernama Ema beralih ke TikTok untuk bercerita tentang wawancara kerjanya. Dalam video, ia mengatakan pacarnya bertanya mengapa ia memakai crop untuk momen penting tersebut. Pria itu beranggapan busananya tidak profesional.

Tapi kemudian Ema memperlihatkan tumpukan seragam dari tempatnya melamar kerja yang menunjukkan bahwa wanita itu malah langsung diterima kerja. Postingannya pun jadi viral karena memberi gambaran bagaimana seseorang tak perlu harus selalu berpakaian formal ketika melamar. Yang dibutuhkan adalah menyesuaikan tempat kerja.

@xoemmss

Bae you don't understand they need to know I have t!ts 😩😂

♬ I Need Sum Money - Q🥀

Ema sendiri datang interview untuk menjadi pelayanan di restoran Twin Peaks. Twin Peaks adalah bar dan resto di mana para pelayanannya adalah wanita-wanita berbusana crop top dan celana pendek.

Selain mengenakan busana yang mirip seragam mereka, Ema juga menunjukkan bahwa ia memiliki tubuh yang bagus. Karena itu, baju yang dikenakan Ema sebenarnya sangat lah pantas.

[Gambas:Instagram]



Dalam kolom komentar, banyak orang setuju dengan strategi Ema yakni 'berpakaianlah seperti pekerjaan yang kamu inginkan bukan yang dijalani sekarang'. "Itu sama saja seperti menempelkan resume pekerjaan yang sedang dilamar," "Sekarang masuk akal mengapa aku tidak pernah diterima. Aku selalu berpakaian profesional karena itu lah yang diajarkan padaku," tulis netizen.

Meski begitu, wanita lain yang datang interview untuk pekerjaan serupa mengaku tidak diterima padahal ia memakai dress bodycon. Tampaknya penampilan memang bukan satu-satunya hal yang diperhatikan ketika menerima seorang pegawai.

(ami/ami)