Pekerja Konstruksi Cantik Jadi Viral, Dikritik Plester Tembok Pakai Kuku Palsu

Rahmi Anjani - wolipop Sabtu, 15 Jan 2022 13:05 WIB
hannah uddin Foto: TIkTok via The Sun
Jakarta -

Wanita bernama Hannah Uddin sering mendokumentasikan kesehariannya sebagai pekerja konstruksi. Profesinya ini memang bisa dibilang unik karena biasanya lebih didominasi lelaki. Hannah pun jadi sorotan terlebih karena penampilannya yang menarik dan tak ragu untuk berdandan cantik. Sayangnya karena itu ia pun jadi sering dikritik.

Hannah Uddin menceritakan kisahnya bekerja di bidang konstruksi. Ia mengaku sering disebut cari sensasi hingga mengambil lahan pria karena berprofesi sebagai pekerja bangunan. Wanita itu juga mendapat kritik ketika memvideokan dirinya sedang memplaster dinding dengan kuku yang panjang dan dihias cantik. Apalagi Hannah juga bekerja dengan full makeup meski profesinya melibatkan kerja fisik.

Wanita 18 tahun itu pun mengaku jika ia adalah mahasiswa di jurusan konstruksi. Hannah terinspirasi bekerja di bidang ini karena ayahnya sering mengajaknya ke situs pembangunan sejak usia 12. Di kampusnya sendiri, Hannah sering dibilang tidak cocok bekerja atau belajar di jurusan tersebut. Tapi dengan tekad juga dukungan dari keluarga dan para guru, ia bersungguh-sungguh untuk terjun ke dunia itu.

hannah uddinhannah uddin Foto: TIkTok via The Sun

"Hanya karena aku pakai makeup dan berkuku panjang, itu tidak mencegahku melakukan apa yang aku suka. Itu adalah poin dari videonya," ungkapnya di video yang viral.

Banyak yang menyangsikan pekerjaan Hannah karena kuku palsu yang dipasangnya. Mengenai itu, ia ternyata sudah terbiasa. "Yang aku lihat, jika aku terlihat menarik, aku merasa cantik, maka aku bisa bekerja dengan baik. Aku suka memasang kuku seperti ini sejak usia 13, jadi sudah normal bagiku sekarang. Aku bisa bekerja dengan kuku.

"Kukuku pernah pantah sebelumnya ketika sedang membawa kantung plester tapi itu tidak membuatku kesal atau apa. Itu hanya terjadi sesekali," jelasnya dilansir The Sun.

hannah uddinhannah uddin Foto: TIkTok via The Sun

Sejak sering unggah video di TikTok dan jadi viral, Hannah mengaku banyak orang yang mengiriminya pesan tentang bagaimana ia bisa bekerja di konstruksi. Banyak orang yang ingin mengikuti jejaknya dan meninggalkan pesan-pesan positif. Meski begitu ada saja beberapa negatif dari pria yang mengkritik.

"Ada yang berkata aku kena lebih banyak plester daripada dindingnya, bahwa tidak mungkin bekerja dengan kuku (panjang). Mereka juga bertanya mengapa aku kerja pakai full makeup. Aku pikir banyak komentar itu datang dari pandangan stereotip. Banyak pria melakukan pekerjaan itu, dan beberapa dari mereka, tidak biasa melihat wanita melakukannya. Aku pikir itu menyakiti ego mereka juga," kata Hannah.

Hannah menyatakan jika pekerjaan sebagai tukang plester sekarang dijalaninya lebih karena hobi. Ia sendiri bercita-cita untuk nantinya bekerja di bidang real estate.

(ami/ami)