Mantan Pramugari Ungkap Realita Kerja di First Class, Gajinya Lebih Tapi..
Pramugari menjadi salah satu pekerjaan impian yang menjanjikan, terutama untuk para wanita. Profesi tersebut dianggap glamour karena penampilan menawan hingga seringnya mereka bepergian. Pramugari pun bisa mendapat penghasilan besar terutama jika bekerja di maskapai ternama atau first class. Tapi meski digaji lebih, para pramugari dikatakan malah sering menghindari.
Seorang mantan pramugari bernama Kat Kamalani sering membagikan informasi dan pengalamannya selama bekerja di pesawat. Wanita tersebut baru-baru ini mengungkap fakta mengenai realita bekerja di first class atau business class. Terlihat glamour, kenyataannya banyak yang menghindar karena berbagai hal
Kat mengakui jika mereka yang bekerja di first class biasanya mendapatkan pelatihan ekstra. Dan mereka yang ditunjuk untuk melayani di sana umumnya adalah pramugari dan pramugara baru. Bukan karena masalah penampilan atau keterampilan tapi karena tidak terlalu diinginkan para senior.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
@katkamalani
"Dalam maskapai tempatku bekerja dulu, semua orang harus terkualifikasi untuk menjadi pramugari di first class. Itu artinya jika kamu biasa (bekerja di) penerbangan dosmetik, atau di AS, kamu bisa menjadi pramugari first class dan kamu bisa menawar untuk posisi itu,"
"Aku berita tahu kalian, kebanyakan pramugari tidak menyukai posisi itu. Jika kamu terbang internasional maka kamu harus melewati pelatihan dan kualifikasi spesial dan kamu harus dipilih. Dan keuntungannya adalah kamu dibayar lebih ketika bekerja dan dibayar lebih ketika tidur,"
Dalam video yang sudah ditonton 60 ribu kali tersebut, Kat seolah mengatakan jika pramugari first class banyak kehilangan waktu tidurnya karena dipanggil untuk melayani penumpang. Sedangkan pada penerbangan ekonomi, mereka umumnya hanya akan menyajikan makanan atau minuman pada waktu-waktu tertentu.
"Jadi apakah pramugariku kesal setiap kali aku minta minum di tengah malam ketika waktunya tidur?" tulis seorang netizen. Ada juga yang merasa hal tersebut karena perbedaan pelatihan pramugari Amerika. "Penerbangan first class AS sangat buruk. Di penerbangan, seperti Qantas, Singapore, dan Emirates, kamu butuh latihan khusus dan pengalaman," tulis netizen.
Hal lain yang dibagikannya soal jadi pramugari first class atau business class adalah soal briefing. "Sebelum setiap penerbangan kami akan ada pertemuan briefing, selama briefing itu kami diberi tahu apakah ada pejabat pemerintahan, selebriti, orang kaya, atau juga mengenai alergi atau keterbatasan (penumpang)," katanya.
Mengenai makanan, ia menyarankan penumpang untuk memberi tahu jika ada alergi atau diet tertentu sejak awal. Umumnya orang-orang yang punya permintaan khusus akan dilayani terlebih dahulu.
@katkamalani Reply to @nickthedick31 pretty interesting(ami/ami)
Elektronik & Gadget
ASUS Zenbook A14, Laptop Super Ringan dengan Snapdragon X
Home & Living
Cuci Piring Makin Wangi & Kinclong Pakai Sparkle MAXI Jeruk Nipis
Olahraga
Topi Adidas Hermanos Koumori Bikin Lari Makin Nyaman & Stylish
Olahraga
Legging Ini Bikin Olahraga Makin Pede! Dari yang Multifungsi Sampai Brand Terkenal, Mana Favoritmu?
Kristin Cabot Curhat ke Oprah Soal Tuduhan Selingkuh di Konser Coldplay
Influencer Meninggal Saat Livestreaming, Dikenal Sering Begadang Untuk Jualan
Vina Muliana Ungkap 3 Hal Penting agar Gen Z Tak Bingung Menentukan Masa Depan
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
Cara Berpakaian Manajer Google yang Bikin Kerja Lebih Sukses dan Produktif
50 Ucapan Idul Fitri 2026 yang Estetik dan Spesial buat Media Sosial
Pengakuan Wanita yang Selingkuh di Konser Coldplay, Merasa Dibohongi
60 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 Islami yang Penuh Doa
Ramalan Zodiak 20 Maret: Libra Kebutuhan Meningkat, Scorpio Jangan Kecewa











































