Tokopedia Parents Bagikan 5 Tips Bantu Anak Adaptasi PTM Terbatas

Inkana Putri - wolipop Senin, 18 Okt 2021 23:18 WIB
Tokopedia Parents Foto: Tokopedia
Jakarta -

Pemerintah telah memberlakukan kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Hal ini tentu menjadi tantangan baru bagi para orang tua.

Pasalnya, orang tua perlu melatih kembali anak untuk bersosialisasi langsung dengan lingkungan sekitar setelah setahun lebih beraktivitas dari rumah. Untuk membantu para orang tua, Tokopedia menghadirkan berbagai informasi hingga tips parenting melalui Tokopedia Parents.

"Untuk membantu para orang tua dalam beradaptasi dengan kondisi yang terus berubah di tengah pandemi, Tokopedia melalui ekosistem Tokopedia Parents menyediakan One-Stop Shopping Experience untuk berbagai kebutuhan sehari-hari keluarga, termasuk anak, dengan mudah, aman dan terjangkau tanpa harus keluar rumah," ujar Rizki Widyastuti, Strategic Initiatives Senior Lead Mom Baby & Home Living Category Tokopedia dalam keterangan tertulis, Senin (18/10/2021).

"Di sisi lain, para orang tua bisa mendapatkan sederet nilai tambah lainnya melalui kanal @TokopediaParents yang menyediakan berbagai informasi dan tips parenting. Tersedia juga webinar, talk show dan forum diskusi bagi komunitas orang tua untuk berbagi informasi dan pengalaman bersama sejumlah pembicara inspiratif," tambah Rizki.

Melalui Tokopedia Parents, Rizki mengatakan orang tua juga dapat mencari tahu seputar cara agar anak mudah beradaptasi di sekolah dan lingkungan sehari-hari. Setidaknya ada 5 cara yang dapat dilakukan orang tua seperti berikut.

1. Lakukan Bermain Peran

Di kehidupan sehari-hari anak tentunya akan menemui banyak situasi baru. Dalam hal ini, bermain peran bersama orang tua atau mainan dapat membantu proses sosialisasi anak nantinya. Beberapa bermain peran yang dapat dilakukan misalnya seperti guru-guruan, dokter-dokteran atau permainan sejenis. Di sini, orang tua bisa berpura-pura menjadi guru atau dokter, sedangkan anak bisa menjadi murid dan pasien.

2. Validasi Emosi

Sebagai orang tua, pastikan Anda tak ragu untuk memberikan validasi terhadap emosi apa pun yang ditunjukkan oleh anak. Salah satunya bisa dilakukan dengan mengatakan bahwa Anda juga sangat memahami emosi yang sedang dirasakan oleh anak. Adapun hal ini bertujuan agar anak tidak merasa sendiri saat menghadapi situasi baru.

Menurut Psikolog Anak, Fathya Artha Utami, orang tua perlu mendampingi anak mengelola emosi melalui metode HADIR. Metode ini adalah Hadapi dengan tenang, Anggap semua perasaannya penting, Dengarkan tanpa distraksi, Ingat untuk bantu menamai emosi anak dan Rembukan opsi, batasan serta solusi masalah.

Beberapa orang tua mungkin kerap memberi label anak sebagai anak pemalu. Padahal, anak hanya perlu waktu untuk mengobservasi lingkungan sebelum mereka bersosialisasi dengan orang lain. Adapun dengan memberi label pemalu justru dapat mempengaruhi sikapnya. Saat hal ini terjadi, orang tua hanya perlu memberinya ruang dan waktu.

3. Jangan Beri Label Pemalu

Beberapa orang tua mungkin kerap memberi label anak sebagai anak pemalu. Padahal, anak hanya perlu waktu untuk mengobservasi lingkungan sebelum mereka bersosialisasi dengan orang lain. Adapun dengan memberi label pemalu justru dapat mempengaruhi sikapnya. Saat hal ini terjadi, orang tua hanya perlu memberinya ruang dan waktu.

4. Berikan Instruksi

Saat PTM terbatas dimulai, mungkin anak akan menghadapi kebingungan terhadap situasi baru. Namun, jangan dulu khawatir karena ini merupakan hal yang wajar. Dalam hal ini, orang tua dapat memberikan pengertian dan instruksi secukupnya kepada anak untuk membantu mereka beradaptasi.

5. Datang Lebih Awal

Jika PTM sudah dimulai, anak sebaiknya dapat datang lebih awal. Dengan demikian anak dapat memiliki waktu untuk melakukan observasi terlebih dulu terhadap lingkungan barunya. Hal ini juga bisa membantu anak untuk belajar disiplin terhadap waktu.

Selain kelima tips di atas, Rizki mengatakan orang tua juga perlu mempersiapkan segala kebutuhan sekolah anak mulai dari seragam, alat tulis, dan lainnya. Sebab, hal ini dapat mendukung anak mempersiapkan kebutuhannya saat sekolah offline dimulai.

"Mempersiapkan segala kebutuhan sekolah lebih awal juga dapat membantu kesiapan anak. Tokopedia pun mencatat penjualan Seragam Sekolah, Sepatu Anak Laki-laki, dan Pakaian Adat Anak menjadi beberapa produk paling dicari di kategori Ibu dan Bayi pada kuartal III 2021," pungkasnya.

(fhs/ega)