Kisah Miris Tentara Transgender Pertama Korea yang Tewas Bunuh Diri

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 08 Okt 2021 13:45 WIB
Byun Hui Soo Foto: screenshot youtube
Jakarta -

Kasus seorang tentara transgender bernama Byun Hui Soo sempat menghebohkan publik Korea Selatan. Setelah ketahuan mengubah jenis kelaminnya, ia dikeluarkan dari militer. Ia pun sempat mengalami depresi dan mengajukan tuntutan untuk dipindahkan sebagai tentara wanita. Tak dikabulkan, Byun Hui Soo memilih untuk mengakhiri hidupnya.

Byun Hui Soo dikenal sebagai tentara transgender pertama Korea. Sayangnya nasibnya berakhir tidak menyenangkan setelah memutuskan untuk menjadi seorang wanita. Byun diketahui berganti kelamin di Thailand pada 2019 setelah mengalami depresi panjang karena kebingungan identitas gender.

Tak lama setelah operasi itu diketahui, mentan sersan tersebut dipecat dengan alasan ia punya keterbatasan fisik dan mental yang membuatnya tidak cocok menjalani peran di militer. Di Korea sendiri, seorang transgender tidak diizinkan menjadi tentara.

Byun Hui Soo sempat memohon untuk tetap melanjutkan tugasnya sebagai prajurit wanita. Ia pun melayangkan tuntutan untuk memprotes keputusan sepihak tersebut. Sayangnya sebelum disidangkan untuk pertama kali, wanita itu mengakhiri hidupnya. Maret lalu ia ditemukan tewas di rumahnya.

Setelah Byun Hui Soo meninggal dan permohonannya sempat ditolak, kasusnya masih dilanjutkan. Baru-baru ini persidangan memutuskan bahwa pemecatan tersebut tidak adil.

"Sejak dia mengajukan perubahan kelamin di persidangan dan melaporkannya ke militer, dia seharusnya dianggap sebagai wanita ketika rumah sakit militer memeriksa apakah dia cocok untuk bertugas," ungkap kantor persidangan distrik Daejeon.

Hasil persidangan memutuskan bahwa militer harus membatalkan pemberhentian paksa Byun Hui Su karena perubahan gendernya. Pihak militer sendiri sudah memberikan pernyataan bahwa mereka menghormati keputusan itu dan masih mempertimbangkan apakah akan mengajukan banding.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikologi, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

(ami/ami)