Ini Atlet Tertua di Olimpiade Tokyo 2020, Nenek dengan 4 Cucu
Banyak atlet muda di Olimpiade Tokyo yang jadi atensi karena punya prestasi cemerlang di usia belia. Tapi semangat atlet yang usianya sudah berumur matang pun patut dapat perhatian. Salah satunya adalah atlet berkuda yang menjadi peserta tertua dalam gelaran pesta olahraga akbar tersebut. Adalah Mary Hanna yang berusia 66 tahun dan punya empat cucu.
Kebanyakan orang seusia Mary Hanna sudah pensiun atau memilih untuk menikmati hidup tanpa banyak bergerak. Namun atlet asal Australia tersebut masih bertekad untuk tetap menjalani hobi sekaligus pekerjaannya dan rajin berkompetisi di berbagai ajang. Mary pun merasa jika usianya tak jadi penghalang.
"Aku tidak berpikir tentang usia karena ada banyak orang lebih tua yang menunggang kuda dan melakukannya dengan baik. Tua atau muda, itu tidak ada bedanya. Jika kamu sehat dan bugar, kamu bisa terus melakukannya," ungkapnya dilansir Everything Zoomer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AUCKLAND, NEW ZEALAND - JANUARY 31: Australian Mary Hanna shows rthe gold medal she won on Mosaic II in the Volvo Pacific World Cup Dressage Final at the rTipapa indoor equestrian centre, saturday. (Photo by Ross Land/Getty Images) Foto: Getty Images/Ross Land |
Dikatakan jika atlet berusia senja justru lebih banyak ditemukan belakangan ini. Atlet berkuda lain yang dikenal tetap aktif di umur matang adalah Ian Millar. Pria 74 tahun sayangnya telah pensiun di 2019 setelah mengikuti 10 kali Olimpiade. Mary Hanna sendiri merupakan atlet berkuda wanita tertua kedua dalam sejarah Olimpiade setelah Lorna Johnstone. Tahun ini merupakan kesempatan keenamnya berlaga di ajang prestis tersebut.
Ketika ditanya mengenai motivasi, ia mengaku tidak tahu lagi apa yang harus dilakukan selain berkuda. Mary pun sudah pernah mencoba olahraga lain seperti pentathlon dan berlayar tapi kembali lagi pada kuda.
"Aku tidak tahu apa lagi yang bisa dilakukan. Aku sudah melakukan ini sangat lama. Dan lihatlah berkuda menjadi salah satu olahraga di mana orang tidak mempedulikan usia atau gendermu," katanya.
Mary Hanna memang sudah menunggang kuda sejak kecil yang merupakan hobi turunan dari keluarga. Keluarganya bahkan menggunakan kuda untuk bepergian sehari-hari. "Seperti jika kamu tidak menunggang kuda kamu tidak akan diberi makan. Kami menunggang untuk melakukan pekerjaan, itu bagian dari hidup" ungkap wanita yang mulai berkompetisi sejak menikah itu.
Jadi atlet tertua pun tak menyurutkan tekadnya untuk terus berkompetisi. Mary Hanna mengaku tengah bersiap untuk kejuaraan Olimpiade Musim Panas di Paris pada 2024. "Hanya tiga tahun lagi. Kecuali tubuhku benar-benar hancur. Aku tentu menargetkan Paris," ujarnya.
Kesehatan
Cara Praktis Rawat Luka Ringan dengan Betadine Ointment
Pakaian Pria
Jordan Rare Air WSH 84 SS Crew, Worth It Dibeli? Simak Panduannya
Pakaian Wanita
Rekomendasi Pakaian Muslim Wanita yang Cocok di Lebaran 2026
Pakaian Wanita
Lebih Mudah Ibadah Saat Bepergian atau Mudik! 3 Legging Wudhu Friendly Praktis untuk Muslimah
Kristin Cabot Curhat ke Oprah Soal Tuduhan Selingkuh di Konser Coldplay
Influencer Meninggal Saat Livestreaming, Dikenal Sering Begadang Untuk Jualan
Vina Muliana Ungkap 3 Hal Penting agar Gen Z Tak Bingung Menentukan Masa Depan
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
Cara Berpakaian Manajer Google yang Bikin Kerja Lebih Sukses dan Produktif
Kisah Sadis Model yang Jadi Kanibal Setelah Bunuh Suami
Ramalan Zodiak Cinta 19 Maret: Gemini Introspeksi Diri, Aries Harus Jujur
Foto Maia Estianty Bukber Bareng Anak-Calon Mantu, Ada Bumil & Calon Manten
Ratu Yordania Memohon Putranya Dibebaskan Setelah Batal Jadi Calon Raja












































AUCKLAND, NEW ZEALAND - JANUARY 31: Australian Mary Hanna shows rthe gold medal she won on Mosaic II in the Volvo Pacific World Cup Dressage Final at the rTipapa indoor equestrian centre, saturday. (Photo by Ross Land/Getty Images) Foto: Getty Images/Ross Land