Drama Atlet Olimpiade Dipulangkan Setelah Kritik Pelatih di Instagram

Rahmi Anjani - wolipop Selasa, 03 Agu 2021 13:32 WIB
Krystsina Tsimanouskaya Foto: Instagram Krystsina Tsimanouskaya
Jakarta -

Atlet Olimpiade Krystsina Tsimanouskaya beberapa waktu lalu dipaksa kembali ke negaranya oleh timnya sendiri. Dilaporkan jika Krystsina diperlakukan demikian setelah mengkritik sang pelatih dalam sebuah video di Instagram. Ketika berusaha dipulangkan dan diantar ke bandara, pelari itu meminta perlindungan dari pihak Jepang. Bagaimana nasibnya sekarang?

Krystsina Tsimanouskaya menolak dipulangkan di bandara Haneda setelah 'diculik' oleh timnya sendiri minggu lalu. Wanita 24 tahun yang takut akan keselamatannya itu kemudian melapor polisi sebelum diungsikan ke sebuah hotel bandara. Untungnya, tak butuh waktu lama Krystina langsung mendapat perhatian bahkan suaka dari kedutaan Polandia. Ia rencananya akan diterbangkan ke Warsawa di mana ia bisa aman dari pemerintahan diktator Alexander Lukashenko.

Krystsina TsimanouskayaKrystsina Tsimanouskaya Foto: Instagram Krystsina Tsimanouskaya

Kasus ini berawal ketika Krystina mengunggah video di Instagram yang mengkritik para pelatihnya. Wanita itu protes karena dimasukkan ke kategori relay 4x400m tanpa sepengetahuannya dan tanpa latihan. Sebelumnya ia hanya tahu akan bertanding pada kategori 200m.

Keesokan harinya, ia dipaksa untuk pulang dan dibawa ke bandara Haneda. Krystsina kemudian melaporkan bahwa ia diculik dan takut kembali ke negaranya sendiri. Belarusia di bawah kepemimpinan Lukashenko diketahui kerap melakukan cara keji untuk menghukum warganya. Dilaporkan pengkritik sering kali dipukul hingga disetrum di penjara dan hingga kini paling tidak ada 10 orang meninggal karenanya.

"Aku takut di Belarusia mereka akan memenjarakanku. Aku tidak takut dipecat atau dikeluarkan dari timnas. Aku khawatir dengan keselamatanku sendiri dan aku pikir saat ini tidak aman di Belarus," ungkapnya.

Krystsina TsimanouskayaKrystsina Tsimanouskaya Foto: Instagram Krystsina Tsimanouskaya

Di negaranya sendiri, Krystsina diberitakan sebagai 'anjing busuk' dan 'diva Instagram' yang mencoreng nama baik negara. Ada pula berbagai laporan lain yang berusaha untuk menyudutkannya. Bahkan kabar terbaru menyebutkan jika pihak Olimpiade Belarusia mengatakan pada ibu Krystsina bahwa anaknya direkrut oleh mata-mata asing dan diminta segera pulang.

Ternyata bukan hanya keselamatan Krystsina yang terancam. Sang suami juga Arseni Zhdanevich dikabarkan sudah terbang ke negara asalnya Ukraina karena khawatir dengan keselamatannya yang dikatakan bisa jadi target selanjutnya. Bahkan orangtua dan nenek kakek Krystsina juga diancam.

"Aku membuat keputusan untuk pergi tanpa berpikir dua kali. Kami hanya orang-orang biasa. Kami hanya berdedikasi pada olahraga dan kami tidak tertarik dengan gerakan oposisi," ungkapnya dilansir Sky News.

(ami/ami)