Ini Bisnis yang Bisa Dimulai dengan Modal Ratusan Ribu di Tengah Pandemi

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 16 Jul 2021 18:04 WIB
Close up of female accountant or banker making calculations Foto: iStock
Jakarta -

Banyak orang beralih atau paling tidak terpikir untuk mencoba berbisnis di masa pandemi. Sayangnya tak semua memiliki modal yang dianggap cukup untuk membuka usaha atau mempromosikanya dengan baik. Padahal tak sedikit pebisnis sukses yang mulai berwirausaha dengan modal ratusan ribu. Berbekal berbagai pengalamannya merintis bisnis, ketahui tips membuka usaha bermodal ratusan ribu dari Fellaxandro Ruby.

1. Dimulai dari Hitungan
Fellaxandro Ruby merupakan Entrepreneur & Founder Negeri Pembelajar Edu-tech. Dalam acara ShopeeTalk bertema Modal Ratusan Ribu, Omzet Ratusan Juta, ia mengungkap caranya memulai usaha dengan modal terbatas. Menurutnya, berbisnis bukanlah soal berani tapi hitungan yang benar. Misalnya ketika takut rugi atau tidak laku, kita bisa menghitung risiko dan mempertimbangkan cara yang lebih aman.

"Risiko kalau dihitung dengan benar bisa diminimalisir. Misalnya kalau takut nggak laku bisa buka dengan sistem PO. Kalau kita takut nggak ada market bisa kolaborasi dengan media atau orang yang famous jadi bisa bikin produk dengan target market mereka," ujar Ruby dalam liputan virtual yang digelar Jumat, (16/7/2021).

2. Mengatur Cash Flow
Ruby menyarankan mereka yang baru memulai bisnis untuk mengatur dan mencatat keuangan dengan baik. Menurutnya, catatan pemasukan perlu diperhatikan untuk nantinya bisa mengambil keputusan dengan tepat. Dari situ, kita bisa mengetahui berapa keuntungan yang diterima untuk kemudian diinvestasikan agar bisnis berkembang. "Karena daripada kita punya 100% dari bisnis Rp 1 juta, lebih banyak punya bisnis 5% dari bisnis Rp 1 miliar," ujar penulis buku You Do You itu.

3. Anggap Tak Punya Modal
Bisnis seperti apa yang sekiranya bisa dimulai dengan modal ratusan ribu? Ruby menyarankan bahwa pemikiran yang pertama harus dimiliki adalah menganggap bahwa kita tidak punya modal sama sekali. Karena dengan begitu, berdasarkan pengalamannya kita jadi berpikir hal lain yang bisa dimanfaatkan selain uang tersebut.

"Saya waktu itu punya modal ratusan ribu saya pakai buat ngajak makan teman saya yang saya anggap bisa jadi klien. Setelah itu dia minta saya membantu dia lalu saya ikutin bagaimana orang menawarkan jasa serupa, lalu saya murahin sedikit tapi value ditambahin. Nah, dari situ dapat satu customer yang happy dan bisa bekembang," kata Ruby.

4. Ketahui Sektor yang Potensial
Kamu pun bisa mempertimbangkan dari sektor-sektor yang sedang potensial. Meski sulit untuk dibaca di masa pandemi ini, Ruby menyarankan untuk memanfaatkan regulasi yang sedang dimudahkan di beberapa industri. "Misalnya dua bulan lalu pemerintah mengeluarkan keluar regulasi relaksasi PPN untuk properti yang masih bertahan sampai akhir tahun. Begitu juga dengan otomotif," jelas pendiri aplikasi Mentor Gue ini.

5. Pelajari Perilaku Konsumen
Yang terakhir adalah mempelajari perubahan perilaku konsumen belakangan ini. Karena pandemi banyak orang terpaksa harus di rumah dan kita bisa memanfaatkannya untuk mencari barang atau jasa apa yang mereka butuhkan. Kamu juga bisa melihat apa yang sedang disukai masyarakat lalu menawarkan 'turunannya'.

"Bisa juga dengan turunan tren, misalnya dulu sempat tren tanaman hias, nah ada produk apa lagi yang bisa dijual? Makanya sekarang banyak ramuan untuk tanaman cepat tumbuh," tutur Ruby.

(ami/ami)